Warga Positif Corona di Kota Tangerang Dilarang Isolasi Mandiri di Rumah

Pemerintah Kota Tangerang telah menyediakan tempat isolasi pasien dalam pengawasan wabah penyakit COVID-19 pada Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Kota Tangerang.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 16 September 2020 | 14:55 WIB
Warga Positif Corona di Kota Tangerang Dilarang Isolasi Mandiri di Rumah
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah ditemui di kantornya, Senin (14/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

SuaraJakarta.id - Warga positif corona di Kota Tangerang dilarang isolasi mandiri di rumah. Terutama Orang Tanpa Gejala atau OTG.

Hal itu dipastikan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan Orang Tanpa Gejala atau OTG tidak lagi diperbolehkan menjalani isolasi mandiri di rumah.

OTG melainkan harus menggunakan fasilitas ruangan dari pemerintah.

"Mulai besok tidak ada lagi pasien OTG yang melakukan isolasi mandiri di rumah, tapi dengan menggunakan fasilitas ruang isolasi mandiri dari pemerintah," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga:Obat Rheumatoid Arthritis & Remdesivir Bisa Kurangi Masa Pemulihan Covid-19

Saat ini kasus yang terjadi di Kota Tangerang mendominasi Orang Tanpa Gejala atau OTG yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Kemungkinan besar kalau isolasi mandiri di rumah, mereka tidak mampu menerapkan protokol kesehatan dengan benar, karena pasti terjadi kontak erat dengan anggota keluarga lainnya," ujar Arief.

Diakuinya, penyebaran virus COVID-19 di Kota Tangerang masih cukup melonjak.

Pemerintah Kota Tangerang telah menyediakan tempat isolasi pasien dalam pengawasan wabah penyakit COVID-19 pada Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Kota Tangerang.

"Hari ini sedang kita persiapkan, mudah-mudahan mulai besok sudah bisa beroperasi," ujar Arief.

Baca Juga:Sekda DKI Jakarat Saefullah Meninggal Dunia, Diduga Karena Covid-19

Terjadinya penyebaran virus pada kluster keluarga disebabkan pada pekerja kantor yang membawa virus ke dalam keluarga.

"Penyebarannya pada saat makan siang bareng bersama pegawai yang lain, di sini terjadi percikan (droplet) saat ngobrol sambil makan," ujar Arief.

Oleh karena itu, Arief menghimbau kepada seluruh pegawai Pemerintahan serta pegawai swasta yang berada di Kota Tangerang agar tidak melakukan istirahat makan siang di luar bersamaan agar terhindar dari paparan Covid19.

"Saya menghimbau seluruh perkantoran di Kota Tangerang, pegawai untuk tidak makan di luar bersama-sama (berkerumun) saat jam istirahat. Boleh beli di luar, makannya di tempat kerjanya masing-masing dan tidak berkerumun," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak