Kapolres Bekasi Tanggung Biaya Pengobatan Mahasiswa Bentrok dengan Polisi

Bentrokan yang terjadi dengan singkat mengakibatkan sejumlah mahasiswa terluka parah.

Rizki Nurmansyah
Rabu, 07 Oktober 2020 | 22:05 WIB
Kapolres Bekasi Tanggung Biaya Pengobatan Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan (kiri) didampingi Dandim 0509/Kab.Bekasi Letkol Anggoro menjenguk salah satu mahasiswa yang menjadi korban bentrokan dengan polisi di kawasan industri Jababeka, Rabu (7/10/2020). [Suara.com/Mochamad Yacub Ardiansyah]

SuaraJakarta.id - Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengunjungi salah satu mahasiswa yang terkapar di Rumah Sakit Sentra Medika, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Mahasiswa Pelita Bangsa itu menjadi salah satu korban dalam bentrokan mahasiswa dan polisi di kawasan industri Jababeka, Rabu (7/10/2020).

Hendra datang didampingi Dandim 0509/Kab.Bekasi Letkol Anggoro. Ia menyampaikan akan menanggung semua biaya perawatan mahasiswa yang dirawat di rumah sakit.

"Seluruh biaya perawatan ditanggung saya sebagai Kapolres Metro Bekasi," kata Hendra di Rumah Sakit Sentra Medika, Rabu (7/10/2020) malam.

Baca Juga:Soal Aksi Puan Maharani Matikan Mik, Melanie Subono: Kasihan Sama Kakeknya

Hendra tak menyangka aksi unjuk rasa oleh kalangan mahasiswa terkait penolakan UU Cipta Kerja berlangsung ricuh. Bahkan, sampai jatuh korban luka.

"Yang harus jadi perhatian adalah, dalam menyampaikan pendapat di muka umum jangan ada lagi provokasi sehingga menyebabkan kerugian material dan korban luka," tutup Hendra.

Salah seorang mahasiswa mengalami luka usai bentrok dengan polisi di Pintu 1 Kawasan Industri Jababeka, Bekasi, Rabu (7/10/2020). [Ist]
Salah seorang mahasiswa mengalami luka usai bentrok dengan polisi di Pintu 1 Kawasan Industri Jababeka, Bekasi, Rabu (7/10/2020). [Ist]

Sebelumnya diberitakan, aksi unjuk rasa di Jalan Jababeka Raya, Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, berlangsung ricuh, Rabu (7/10/2020). Mahasiswa dan polisi terlibat bentrok.

Bentrokan yang terjadi dengan singkat mengakibatkan sejumlah mahasiswa terluka parah. Saat ini, mahasiswa yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit.

Koordinator Lapangan Aksi Mahasiswa Bekasi, Firman Setiadji mengatakan, rekan mahasiswanya itu telah dirawat di dua rumah sakit. Kini, para korban telah mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga:DPR RI Klarifikasi Poin UU Cipta Kerja, Publik: Kelihatan Banget Liciknya!

"Yang di Rumah Sakit Sentra Medika ada 3, namanya Roy Lino, Novita, dan Nur Sodik. Sementara di Rumah Sakit Harapan Keluarga ada dua mahasiswa yaitu, Nasrul dan Amir," kata Firman saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (7/10/2020).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini