Ketua DPRD DKI: Silakan Demo, Tapi Jangan Anarkis

Ketua DPRD DKI Jakarta meminta massa aksi tak merusakan fasilitas umum.

Rizki Nurmansyah
Selasa, 13 Oktober 2020 | 18:26 WIB
Ketua DPRD DKI: Silakan Demo, Tapi Jangan Anarkis
Seorang wanita berlari saat terjadi bentrokan antara petugas kepolisian dengan massa aksi tolak UU Cipta Kerja di kawasan jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (13/10/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

SuaraJakarta.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta agar massa aksi yang menolak pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja tak sampai berbuat kericuhan.

Terlebih hingga merusakan fasilitas umum (fasum) seperti yang terjadi pada, Kamis (8/10/2020) lalu.

"Silakan (demo) tapi enggak boleh anarkis," ujar Prasetio di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Massa terlibat bentrokan saat aksiunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020).  [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Massa terlibat bentrokan saat aksiunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Menurutnya, segala fasilitas umum yang ada di Ibu Kota berasal dari uang rakyat.

Baca Juga:Polisi Amankan 500 Orang Diduga Anarko di Jakarta hingga Selasa sore

Karena itu ia meminta agar massa aksi menjaganya, bukan merusaknya.

"Apa pun juga yang dirusak itu uang rakyat, uang dari rakyat juga. Kan sayang," katanya.

Petugas kepolisian menghalau lemparan batu saat terjadi bentrokan dengan massa aksi tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Petugas kepolisian menghalau lemparan batu saat terjadi bentrokan dengan massa aksi tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Ia sendiri mempersilakan elemen massa manapun yang ingin berdemonstrasi.

Sebab, kata Prasetio, kebebasan berpendapat diperbolehkan dan dilindungi Undang-undang.

"Itu hak bicara masyarakat, mahasiswa, atau buruh untuk berbicara," pungkasnya.

Baca Juga:Hendak Ikut Demo UU Cipta Kerja, Pelajar SMK di Bogor Bawa Jimat

Massa terlibat bentrokan saat aksiunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020).  [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Massa terlibat bentrokan saat aksiunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Kekinian, kericuhan kembali pecah di kawasan Patung Kuda. Massa yang didominasi remaja, melempari petugas dengan batu dan air mineral.

Awalnya petugas tak merespons, namun kemudian aparat keamanan mulai menembaki massa dengan gas air mata.

Kericuhan ini terjadi setelah massa aksi demo yang digelar PA 212 membubarkan diri pada Selasa sore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak