Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kesaksian Opang TKP Kecelakaan Maut Jalur Puncak: Ada yang Kegencet Mobil

M Nurhadi Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:07 WIB

Kesaksian Opang TKP Kecelakaan Maut Jalur Puncak: Ada yang Kegencet Mobil
Sisa barang-barang milik korban di TKP kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020) pukul 00.30 dini hari tadi. (Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi).

"Darah juga pokoknya banyak di sini, ngeri pokoknya lihatnya," kata Gusdur.

SuaraJakarta.id - Salah seorang saksi mata kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak Bogor, Jawa Barat mengungkap peristiwa yang menewaskan lima orang tersebut.

Dwi Gusdur, tukang ojek pangkalan yang sehari-hari menunggu orderan tak jauh dari lokasi kejadian menuturkan peristiwa itu terjadi pada pukul 00.30 WIB dini hari tadi.

Berawal saat kendaraan Truk Fuso nomor polisi B-9978-UDF yang menggangkut batu split melaju dari arah Cianjur menuju Ciawi Bogor.

Ketika berada di tanjakan Lengsar Jalan Raya Puncak dekat polo-polo, diduga karena kelebihan muatan, sopir tak bisa mengendalikan truk hingga oleng ke kanan dan kiri.

"Sempat oleng banting ke kiri dan kanan, setelah itu menabrak mobil grand max yang sedang terparkir di pinggir jalan," ujarnya kepada Suara.com di lokasi kejadian, Sabtu (17/10/2020).

Gusdur menjelaskan, truk itu menabrak sepeda motor Honda Vario nomor polisi A-3220-ZV dan Yamaha N-max nomor polisi A-2425-VD setelah sebelumnya menyenggol mobil yang berada di pinggir jalan.

"Kedua motor itu sedang berada di pinggir jalan juga. Lagi istirahat buka helm juga, kayaknya nunggu temannya, soalnya banyak motor juga plat A, langsung ditabrak truk muatan," jelasnya.

"Pokoknya langsung bruk aja nabrak, dan mobil truknya juga terbalik, batu split yang dibawa mobil itu juga tumpah ke jalan," ujarnya lagi.

Ia lantas mendatangi korban bersama seorang kawannya. Namun, setelah melihat korban sudah tidak bernyawa dengan keadaan kepala tidak utuh, Gusdur kemudian segera mencari bantuan terdekat.

"Pokoknya kepalanya udah pecah aja itu mah, ada beberapa potongan seperti tangan, jari, kaki dilokasi ini (kejadian) berceceran di lokasi," ucap Gusdur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait