Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hari Kedelapan PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 926 Kasus

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih Senin, 19 Oktober 2020 | 22:25 WIB

Hari Kedelapan PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 926 Kasus
Petugas memakai alat pelindung diri bersiap menjemput pasien Corona tanpa gejala menggunakan bus sekolah di Posko Gabungan PSBB dan Gakplin Protkes, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 95.253 orang. Jumlah pasien ini tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.

SuaraJakarta.id - Jumlah akumulasi pasien positif terjangkit Corona di Jakarta terus bertambah. Hingga Senin (19/10/2020) bertepatan dengan hari kedelapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB transisi, ada 926 orang lagi positif Covid-19.

Angka pertambahan pasien corona sudah belakangan ini selalu berada di kisaran 1.000-1.300 orang dalam beberapa waktu terakhir. Jumlah penambahan hari ini berarti ada penurunan sedikit dari tren tersebut.

Dengan demikian, total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 95.253 orang. Jumlah pasien ini tersebar di seluruh wilayah Ibu Kota.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id.

Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 80.261 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah 1.125 orang sejak Minggu (18/10/2020).

Sementara, 2.064 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Pasien wafat bertambah 13 orang sejak kemarin.

Selain itu, 2.920 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 10.498 orang yang positif menjalani isolasi.

Dengan demikian, maka ada 12.928 kasus aktif corona di ibu kota yang masih dalam penanganan sampai sekarang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 7.231 spesimen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait