facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terjangkit Covid-19, Begini Kondisi Wali Kota Depok Mohammad Idris

Rizki Nurmansyah Kamis, 26 November 2020 | 14:03 WIB

Terjangkit Covid-19, Begini Kondisi Wali Kota Depok Mohammad Idris
Pasangan Mohammad Idris - Imam Budi Hartono mendeklarasikan sebagai calon walikota dan wakil walikota di Hotel Bumi Wiyata pada Jumat (4/9/2020) . (Suara.com/Supriyadi)

Wali Kota Depok Mohammad Idris tengah menjalani karantina dan perawatan intensif di RSUD Depok.

SuaraJakarta.id - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan kondisinya pasca terkonfirmasi positif Covid-19.

Petahana yang maju dalam Pilkada Depok 2020 ini menjelaskan bahwa kondisinya saat ini stabil.

"Saya terkonfirmasi positif, kondisi saya Alhamdulillah stabil. Mohon oanya dari semua dan mohon maaf atas kejadian ini, karena sebagai manusia biasa saya tidak luput dari kekurangan dan kelemahan," ujarnya.

Mohammad Idris pun mengimbau kepada seluruh warga Depok untuk tertib menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Positif Covid-19, Wali Kota Mohammad Idris Dirawat di RSUD Depok

"Dan saya berpesan, tetap menjaga protokol kesehatan, karena kejadian ini dapat menimpa siapa saja," pungkas Mohammad Idris yang mulai menjabat Wali Kota Depok pada 17 Februari 2016.

Wali Kota Depok Mohammad Idris. [Suara.com/Supriyadi]
Wali Kota Depok Mohammad Idris. [Suara.com/Supriyadi]

Kabar Wali Kota Depok Mohammad Idris positif Covid-19 juga disampaikan Hafid Nasir.

Ketua Tim Sukses Paslon Mohammad Idris-Imam Budi Hartono itu menyatakan, Idris yang kembali maju Pilkada Depok 2020 dari pihak petahana, kondisinya stabil.

"Meski dinyatakan positif kondisi kesehatan Mohammad Idris terpantau baik dan stabil. Dinyatakan positif tak lama selepas menjalani gelaran debat perdana di studio Inews TV pada 22 November 2020," kata Hafid Nasir melalui keterangan, Kamis (26/11/2020).

Hafid Nasir mengatakan saat debat Pilkada Depok, kondisi Mohammad Idris masih sehat.

Baca Juga: Wali Kota Depok Mohammad Idris Positif Covid-19

Bahkan, sebelum debat berlangsung, seluruh paslon dan rombongan terbatas, diwajibkan rapid test dan hasilnya non reaktif.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait