Penampakan Baliho Raksasa Habib Rizieq di Warung Makan Lieus Sungkharisma

Baliho Habib Rizieq itu sangat besar di kawasan Dajah Mada, Jakarta Pusat.

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara
Minggu, 29 November 2020 | 08:27 WIB
Penampakan Baliho Raksasa Habib Rizieq di Warung Makan Lieus Sungkharisma
Lieus Sungkharisma. (Antara)

"Sampai saat ini hampir 900-an (spanduk) di DKI (ditertibkan), bahkan ada warga yang ikut turunkan," katanya di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Menurut Dudung, upaya penertiban spanduk dilakukan oleh aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP karena lokasi pemasangan yang tidak pada tempatnya serta melanggar ketertiban umum.

Dudung mengemukakan upaya penurunan spanduk bahkan sudah dilakukan sejak dua bulan terakhir.

"Itu (penertiban spanduk) sudah dua bulan lalu dilakukan TNI, Polri dan Satpol PP. Awalnya yang turunkan Satpol PP, tapi Front Pembela Islam (FPI) minta dinaikkan lagi. Mereka siapa? Kalau pemerintah itu jelas organisasinya. Kok bisa takut sama mereka?," kata Dudung.

Baca Juga:Masa Lalu Rizieq Shihab, Sekolah di SMP Kristen dan Berkawan dengan Pendeta

Lieus Sungkharisma saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. (Suara.com/Tio).
Lieus Sungkharisma saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. (Suara.com/Tio).

Dudung menegaskan upaya penertiban spanduk di DKI Jakarta tidak hanya berlaku bagi poster yang menampilkan gambar Rizieq Shihab, namun juga berlaku bagi spanduk lain yang dipasang bukan pada tempatnya.

"Kita turunkan poster tidak hanya Rizieq Shihab saja, poster lain juga kita turunkan. Yang ilegal kita turunkan," katanya.

Baliho Rizieq Sarat Provokasi

Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh Herwin Budi Saputra menyebut spanduk bergambar Rizieq Shihab dinilai mengandung makna provokasi.

"Memangnya ada apa dengan Indonesia sampai ada revolusi akhlaq. Isinya provokasi," katanya.

Baca Juga:Kabur Pas Tes Swab, 2 Tetangga Rizieq Reaktif Corona Akhirnya Ditemukan

Upaya penertiban spanduk Rizieq Shihab juga berlangsung di sejumlah daerah lain di luar Jakarta, di antaranya Jawa Timur.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini