facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gatot Nurmantyo Puji Revolusi Akhlak Rizieq: Diiris Pisau Isinya Pancasila

Pebriansyah Ariefana | Hernawan Kamis, 03 Desember 2020 | 06:55 WIB

Gatot Nurmantyo Puji Revolusi Akhlak Rizieq: Diiris Pisau Isinya Pancasila
Gatot Nurmantyo di Acara Reuni 212 (YouTube).

Revolusi akhlak Habib Rizieq searah dengan KAMI.

SuaraJakarta.id - Gatot Nurmantyo puji revolusi akhlak Habib Rizieq Shihab. Jika dibelek dengan pisau, revolusi akhlak Habib Rizieq isinya Pancasila.

Hal itu dikatakan Mantan Panglima TNI itu saat ikut hadir dan memberi pidato singkat dalam acara Reuni 212 bertajuk Dialog Nasional 100 Ulama yang dilangsungkan hari ini, Rabu (2/11/2020) kemarin.

Gatot Nurmantyo mengawali pidatonya dengan memuji sosok Habib Rizieq Shihab yang menjadi tokoh penting perkembangan FPI.

Pujian Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tersebut dilayangkan lantaran dia menilai revolusi akhlak yang digadang-gadang oleh Habib Rizieq pas diterapkan tanpa sedikit pun menodai nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga: Meski Rizieq Minta Maaf Atas Kerumunan Umat, Polisi Akan Lanjutkan Kasusnya

Gatot Nurmantyo mengatakan, hal itu secara tidak langsung dapat menjawab anggapan Habib Rizieq anti-Pancasila.

Habib Rizieq Shihab.(Youtube/Front TV)
Habib Rizieq Shihab.(Youtube/Front TV)

Justru sebaliknya, Gatot Nurmantyo menyebut Habib Rizieq sang nasionalis yang ikut mengawal ketertiban pelaksanaan Pancasila.

Oleh sebab itu, Gatot Nurmantyo menuturkan ada kesamaan antara KAMI dan Habib Rizieq.

"Revolusi akhlak ini diiris dengan pisau Pancasila," ujar Gatot Nurmantyo dikutip Suara.com dari YouTube LDTV.

"Tidak dipungkiri lagi Habib Rizieq itu seorang nasionalis yang mengawal Pancasila yang juga dikawal oleh KAMI yang mengawal gerakan moral cita-cita luhur bangsa," imbuh dia.

Baca Juga: Usai Pendukung Usir dan Caci Polisi, Rizieq Akhirnya Terima Surat Panggilan

Lebih lanjut, Gatot Nurmantyo dalam pidatonya menyoroti penerapan Pancasila oleh pemerintah. Dia menerangkan, ada beberapa hal yang menyimpang dan terkesan tidak adil.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait