alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ratusan Orang Kontak Erat dengan Anies dan Riza Dites, 24 Positif Corona

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih Kamis, 03 Desember 2020 | 10:36 WIB

Ratusan Orang Kontak Erat dengan Anies dan Riza Dites, 24 Positif Corona
Ilustrasi tes swab virus corona. [Suara.com/Wivy Hikmatullah]

Terhitung ada 437 orang yang langsung diminta untuk menjalani tes usap atau swab test virus corona

SuaraJakarta.id - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan penelusuran penularan atau tracing Covid-19 kepada orang yang menjalin kontak erat dengan Gubernur Anies Baswedan dan Wakilnya Ahmad Riza Patria.

Terhitung ada 437 orang yang langsung diminta untuk menjalani tes usap atau swab test corona.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti mengatakan, periode tracing dimulai pada 28 November sampai 2 Desember dan masih berjalan sampai sekarang. Jumlah kontak erat dengan Anies yang terkonfirmasi positif Selasa (1/12/2020) lalu, diperkirakan ada 158 orang.

Sedangkan Riza yang terjangkit lebih dulu pada Sabtu (27/11/2020) lalu, kontak eratnya berjumlah 279 orang.

Baca Juga: Kasudin Pendidikan Jaktim Anak Buah Anies Meninggal Terpapar Corona

"158 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Gubernur dan 279 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Wakil Gubernur sehingga total pelacakan kontak kasus sejauh ini adalah 437 orang," ujar Widyastuti dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis (3/12/2020).

Dari 437 orang itu, sudah banyak hasil yang keluar dan beberapa di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Untuk kontak erat dengan Anies, dinyatakan 5 orang positif, 111 negatif, dan 42 lainnya menunggu hasil.

"Sedangkan dari 279 kontak erat Wakil Gubernur selama periode tracing 28 November - 1 Desember, hasilnya adalah 19 positif, 185 negatif dan 75 orang lainnya masih menunggu hasil," jelasnya.

Kendati demikian, Widyastuti menyatakan hasil tes itu tidak mengonfirmasi mereka tertular dari Anies dan Riza. Sebab kebanyakan dari mereka justru tertular dari keluarga masing-masing.

"Jadi kami mendata ada klaster terpisah yang ditemukan karena dilakukan tes masif di lingkungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur," pungkasnya.

Baca Juga: Tes Antigen Negatif, Mengapa Hasil PCR Anies Baswedan Positif Covid-19?

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait