Mesti Hati-hati, Ini Tips Potong Kuku Untuk Pasien Diabetes

Selain tidak boleh memotong terlalu pendek, dokter Christa menyampaikan bahwa kuku yang dipotong terlalu dalam saat memanjang akan cenderung tumbuh ke arah kulit.

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati
Kamis, 03 Desember 2020 | 19:10 WIB
Mesti Hati-hati, Ini Tips Potong Kuku Untuk Pasien Diabetes
Ilustrasi potong kuku. (Elements Envanto)

SuaraJakarta.id - Bagi beberapa orang aktivitas potong kuku mungkin menjadi hal yang biasa. Tapi tidak demikian dengan para pasien diabetes.

Mereka harus memotong kuku dengan lebih hati-hati.  Sebab, jika kuku dipotong terlalu pendek bisa menyebabkan luka yang sulit disembuhkan.

"Untuk orang tanpa diabetes saja, kalau asal memotong kuku bisa menyebabkan luka kecil. Mungkin kalau untuk orang tanpa diabetes bukan masalah besar karena nanti lukanya langsung kering. Tapi pada penderita diabetes lukanya akan lebih susah kering," kata spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitas dr. Christa Adriane Tenges Sp. K.F.R., dalam talkshow bersama Radio Kesehatan Kemenkes, Kamis (3/12/2020).

Ada cara khusus yang perlu diperhatikan pasien diabetes saat memotong kuku. Selain tidak boleh memotong terlalu pendek, dokter Christa menyampaikan bahwa kuku yang dipotong terlalu dalam saat memanjang akan cenderung tumbuh ke arah kulit.

Baca Juga:Tangan Lumpuh Usai Donor Darah dan Berita Terpopuler Lainnya

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Kondisi itu bisa menusuk kulit dan kembali menyebabkan luka. Pada kondisi pasien diabetes juga biasanya akan ada perubahan bentuk kuku. Christa menjelaskan bahwa perubahan itu bisa disebabkan karena infeksi jamur atau lainnya. Sehingga kuku akan lebih keras untuk dipotong.

"Begitu dipotong patahnya justru bisa lebih besar. Caranya memang, kaki sebelum dipotong rendam dulu dengan air hangat," ucapnya.

Namun, ia mengingatkan agar air hangat diraba terlebih dahulu dengan telapak tangan atau siku. Sangat tidak disarankan menggunakan telapak kaki karena pada pasien diabetes banyak mengalami kebas terhadap panas.

"Kalau diraba pakai kaki, nanti panas gak terasa, sebenarnya terlalu panas jadi luka baru lagi. Setelah direndam air hangat, bersihkan pakai sabun, keringkan lalu potong pelan-pelan tapi tidak boleh terlalu pendek karena bisa menyebabkan luka nantinya," tuturnya.

Baca Juga:Takut Covid-19 Jadi Alasan Masyarakat Enggan ke Fasilitas Kesehatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak