alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dokter Meninggal Setelah Disuntik Vaksin COVID-19, Namanya Zamhari Farzal

Pebriansyah Ariefana Senin, 25 Januari 2021 | 07:30 WIB

Dokter Meninggal Setelah Disuntik Vaksin COVID-19, Namanya Zamhari Farzal
ILUSTRASI Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac ke tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dokter di Palembang Ditemukan tewas di dalam mobilnya, diketahui dokter usai divaksin covid 19. Ini penjelasan forensik.

SuaraJakarta.id - Seorang dokter meninggal setelah disuntik vaksin. Namanya Zamhari Farzal.

Dokter Zamhari Farzal meninggal setelah disuntik vaksin COVID-19 sinovac.

Dokter Zamhari Farzal meninggal di kendaraannya. Setelah itu dokter Zamhari Farzal dibawa ke RS Hasan Palembang, Sabtu (23/1/2021) dinihari atau sekitar pukul 00.23 WIB.

Dokter Zamhari Farzal berusia 49 tahun. 

Baca Juga: Setelah Bupati Sleman, Kadinkes Banjarmasin Positif Corona Setelah Divaksin

Dokter Zamhari Farzal bekerja di Puskesmas 1 Ulu Palembang. Dokter Zamhari Farzal ditemukan dalam mobil yang terparkir di depan mini market Jalan Sultan Mansyur Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang pada Jumat (22/1), pukul 23.00 WIB.

Dilansir dari Sumselupdate (jaringan Suara.com), keluarga membenarkan jika dokter usai divaksin Sinovac Covid 19.

“Benar korban terakhir komunikasi ke keluarga bahwa Kamis habis vaksin dan ingin kerja. Karena sudah ada Jembatan Musi VI beliau terus lewat sanakan. Eh kami curiga kenapa korban tak ada kabar. Pas dicek korban sudah tewas di dalam mobil di halaman Minimarket Alfamart Jalan Sultan Mansyur,” ujar pria berkulit gelap yang menggunakan masker saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang.

Meski demikian, dokter ahli Forensik Bhayangkara Palembang, Dr Indra Sakti Nasution menegaskan jika pemicu kematian korban bukan karena vaksin.

“Jadi kami tadi melakukan pemeriksaan luar. Kita jumpai memang bintik pendarahan karena kekurangan oksigen di daerah mata, wajah, tangan, dan dada, ” katanya saat dikonfirmasi.

Baca Juga: IDI Jelaskan Alasan Bupati Sleman Positif Corona Meski Sudah Divaksin COVID

Korban yang berprofesi sebagai dokter ini diperkirakan meninggal sejak pagi kemarin karena penyakit lain. [Sumselupdate]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait