SuaraJakarta.id - Perayaan Tahun Baru Imlek 2572 masih sekitar 16 hari lagi. Namun para pedagang pernak-pernik mulai menjajakan dagangannya.
Kondisi itu seperti yang terlihat di Pasar Lama Kota Tangerang di Jalan Kisamaun, Kecamatan Tangerang.
Para pedagang pernak-pernik Imlek tersebut mulai berjejeran memenuhi kawasan pusat kuliner tersebut.
Mulai dari jualan amplop, boneka, hingga lampion yang sangat erat dengan budaya Tionghoa.
Baca Juga:5 Inspirasi Dekorasi Rumah Untuk Hidupkan Nuansa Imlek
Namun demikian, pandemi Covid-19 membuat para pedagang harus gigit jari. Pernak-pernik khas Imlek yang mereka jajakan masih sepi pembeli.
Di samping itu, stok pernak-pernik Imlek yang tersedia pada tahun ini juga lumayan sedikit.
Dani salah seorang pendagang mengatakan untuk tahun ini stok pernak-pernik yang dikirim lumayan sedikit.
"Ini karena terkendala (pandemi) Covid-19 juga," ujar Dani, salah satu pedagang pernak-pernik Imlek di Pasar Lama Tangerang, dikutip dari Bantennews.co.id—jaringan Suara.com—Kamis (28/1/2021).
![Para pedagang di Pasar Lama Tangerang mulai menjajaki pernak-pernik Imlek. [Foto: Bantennews.co.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/28/20941-pernak-pernik-imlek-di-pasar-lama-tangerang.jpg)
Dani menjelaskan, pernak-pernik Imlek di tokoknya hanya beberapa saja yang tersedia. Sebab, penjualan juga tengah sepi.
Baca Juga:Jelang Imlek, China Temukan Bir dan Makanan Impor Tercemar Corona
Di sisi lain, pandemi Covid-19 juga, kata Dani, membuat jam operasional pedagang dibatasi oleh Pemkot Tangerang.
- 1
- 2