Jelang Imlek, Pedagang Pernak-pernik di Tangerang Keluhkan Sepi Pembeli

Jam operasional pedagang dibatasi oleh Pemkot Tangerang.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 28 Januari 2021 | 07:35 WIB
Jelang Imlek, Pedagang Pernak-pernik di Tangerang Keluhkan Sepi Pembeli
Ilustrasi - Warga melihat pernak pernik Imlek, Selasa (14/1/2020). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraJakarta.id - Perayaan Tahun Baru Imlek 2572 masih sekitar 16 hari lagi. Namun para pedagang pernak-pernik mulai menjajakan dagangannya.

Kondisi itu seperti yang terlihat di Pasar Lama Kota Tangerang di Jalan Kisamaun, Kecamatan Tangerang.

Para pedagang pernak-pernik Imlek tersebut mulai berjejeran memenuhi kawasan pusat kuliner tersebut.

Mulai dari jualan amplop, boneka, hingga lampion yang sangat erat dengan budaya Tionghoa.

Baca Juga:5 Inspirasi Dekorasi Rumah Untuk Hidupkan Nuansa Imlek

Namun demikian, pandemi Covid-19 membuat para pedagang harus gigit jari. Pernak-pernik khas Imlek yang mereka jajakan masih sepi pembeli.

Di samping itu, stok pernak-pernik Imlek yang tersedia pada tahun ini juga lumayan sedikit.

Dani salah seorang pendagang mengatakan untuk tahun ini stok pernak-pernik yang dikirim lumayan sedikit.

"Ini karena terkendala (pandemi) Covid-19 juga," ujar Dani, salah satu pedagang pernak-pernik Imlek di Pasar Lama Tangerang, dikutip dari Bantennews.co.id—jaringan Suara.com—Kamis (28/1/2021).

Para pedagang di Pasar Lama Tangerang mulai menjajaki pernak-pernik Imlek. [Foto: Bantennews.co.id]
Para pedagang di Pasar Lama Tangerang mulai menjajaki pernak-pernik Imlek. [Foto: Bantennews.co.id]

Dani menjelaskan, pernak-pernik Imlek di tokoknya hanya beberapa saja yang tersedia. Sebab, penjualan juga tengah sepi.

Baca Juga:Jelang Imlek, China Temukan Bir dan Makanan Impor Tercemar Corona

Di sisi lain, pandemi Covid-19 juga, kata Dani, membuat jam operasional pedagang dibatasi oleh Pemkot Tangerang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini