Siaga saat Cuaca Ekstrem Jakarta, 5.000 Petugas Pasukan Oranye Dikerahkan

Ribuan petugas ditempatkan untuk memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan sampah terutama di 10 titik khusus.

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Senin, 01 Februari 2021 | 14:11 WIB
Siaga saat Cuaca Ekstrem Jakarta, 5.000 Petugas Pasukan Oranye Dikerahkan
Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dibantu alat berat mengangkat sampah kayu yang menumpuk di pintu air Manggarai, Jakarta, Selasa (22/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta ikut mengkhawatirkan masalah penumpukan sampah, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan akan sampai 2 Februari besok. Untuk mengatasinya ribuan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI atau tim oranye dikerahkan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Syaripudin, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 5.000 personel dari UPK Badan Air dan Suku Dinas Lingkungan Hidup DKI. Mereka yang tergabung dalam satgas DLH itu akan 24 jam menangani sampah musim penghujan dan cuaca ekstrem.

Syaripudin mengatakan, ribuan petugas ditempatkan untuk memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan sampah terutama di 10 titik khusus, yaitu aliran Sungai Ciliwung, aliran Pesanggrahan Angke, dan aliran Kali Sunter.

"Selain satgas ini, personel dan armada organik tetap melakukan pelayanan rutin. Personel dan armada organik ini siap juga dimobilisasi melakukan penanganan pascabanjir," ujar Syaripudin kepada wartawan, Senin (1/1/2021).

Baca Juga:Pemprov DKI Revitalisasi JPO Karet Sudirman, Ada Prasasti Baru untuk Nakes

Ia menyebutkan, sarana yang disiagakan satgas ini terdiri dari 44 mobil pickup angkut sampah, 50 truk sampah, 5 ekskavator jenis spider, 6 ekskavator long arm, 20 ekskavator jenis biasa, serta satu ekskavator liebher yang didampingi oleh 23 orang petugas mobilisasi dan 12 orang petugas mekanik.

"Jika perlukan armada pelayanan rutin dari daerah lain juga dapat dimobilisasi ke daerah terdampak. Target kita penanganan cepat sesuai arahan Gubernur," jelasnya.

Dalam melaksanakan tugasnya, para petugas tim oranye sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) penanangan sampah di musim penghujan.

SOP dilakukan berdasarkan perkembangan kondisi hasil pantauan dari tim satgas, BPBD/BMKG/CRM/ Info lainnya terkait kenaikan tinggi muka air Katulampa, curah hujan yang tinggi dan banjir ROB.

Penanganannya berdasarkan pemantauan yang dibagi menjadi 4 mode yaitu mode normal, mode awas, mode tergenang, dan mode rehabilitasi.

Baca Juga:Kapasitas Makin Menipis, Pemprov DKI Bakal Tambah 5 RS Rujukan Covid-19

"Kami pastikan sistem penanganan sampah berjalan efektif " pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak