Resmi! Warga Jakarta Dilarang Mudik Lebaran ke Bandung, Akan Diusir

Pemkot Bandung sendiri saat ini telah menyiapkan sejumlah penyekatan untuk menghalau adanya arus pemudik menjelang perayaan Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 21 April 2021 | 15:40 WIB
Resmi! Warga Jakarta Dilarang Mudik Lebaran ke Bandung, Akan Diusir
ILUSTRASI larangan mudik. (Suara.com/Sofyan Hadi)

SuaraJakarta.id - Warga Jakarta dilarang mudik lebaran ke Bandung. Jika warga Jakarta masih nekat ke Bandung akan diusir.

Hal itu berdasarkan keputusan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung. Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, pihaknya akan menjalankan larangan mudik secara super ketat.

Pemkot Bandung sendiri saat ini telah menyiapkan sejumlah penyekatan untuk menghalau adanya arus pemudik menjelang perayaan Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah.

"Kan ketat, jadi nggak boleh ada pemudik dari Jakarta, dari Bandung ke luar kota juga nggak boleh," kata Oded di Polrestabes Bandung, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga:Larangan Mudik Lebaran 2021, Pemkot Bekasi Rancang SIKM

Dalam penerapan pelarangan itu, menurutnya ia sudah berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri.

Pelarangan itu pun tak lain untuk menekan angka kasus Covid-19 di Tanah Air yang kini mulai menurun.

Sementara itu Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan nantinya penyekatan arus pemudik pun akan digelar bukan hanya di gerbang tol, namun juga di jalur arteri yang berpotensi dilalui oleh pemudik.

Namun, ia belum memastikan bakal ada berapa titik penyekatan pemudik yang tersebar di Kota Bandung. Menurutnya hal itu akan dibahas bersama Pemkot Bandung pada pembahasan selanjutnya.

"Kita nanti lihat besok, tapi kita otomatis selalu siap, TNI dan Polri, karena dalam rangka menekan penyebaran virus itu sendiri," ujar Ulung.

Baca Juga:Legislator: Denda Rp100 Juta kepada Pemudik Sulit Diimplementasikan

Selain itu, ia pun memastikan penutupan jalan raya masih terus dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

Penutupan itu pun, kata dia, menyesuaikan dengan perkembangan tingkat transmisi Covid-19 yang ada.

"Jadi nggak ada perubahan, apabila kasus meningkat, ya kita tutup dan mungkin balik lagi ke pola (ditutup) jam 18.00 WIB. Kalau masih meningkat lagi ya kita tutup dari siang," kata Ulung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak