Dorong Nakes RS Rujukan COVID-19 Rotasi Tugas, Wali Kota Tangsel: Sudah Kelelahan

"Walaupun mereka tidak mengeluh, tapi saya melihat mereka sudah kelelahan," kata Wali Kota Tangsel.

Rizki Nurmansyah
Senin, 28 Juni 2021 | 18:38 WIB
Dorong Nakes RS Rujukan COVID-19 Rotasi Tugas, Wali Kota Tangsel: Sudah Kelelahan
Ilustrasi tenaga kesehatan (nakes) tengah beristirahat karena kelelahan.

SuaraJakarta.id - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyebut tenaga kesehatan (nakes) di sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 sudah kelelahan.

Kondisi itu dampak dari melonjaknya kasus COVID-19 di Tangsel. Kini, akumulasi kasus terkonfirmasi COVID-19 di Tangsel mencapai 12.999 kasus.

Jumlah itu bertambah 145 pasien COVID-19 yang dilaporkan pada hari ini, Senin (28/6/2021), dari total sebelumnya 12.854 kasus.

"Nakes lebih capek, sudah kelelahan. Walaupun mereka tidak mengeluh, tapi saya melihat mereka sudah kelelahan," kata Wali Kota Tangsel, Senin (28/6).

Baca Juga:BOR RS Rujukan di Tangsel Mulai Penuh, Pasien COVID-19 Waiting List

"Nakes juga kita dorong untuk rotasi tugas, shifting,” tambahnya.

Sementara itu, Benyamin menyebut saat ini pihaknya terkendala pengadaan tabung oksigen untuk di Rumah Sakit Serpong Utara, Tangsel.

"Kesulitannya menyiapkan tabung oksigen, isi ulangnya juga,” keluhnya.

Gelombang Kedua Corona

Lebih jauh, Benyamin mengatakan Kota Tangsel tengah diterpa gelombang kedua Corona sejak Januari 2021 lalu.

Baca Juga:Kapasitas Menipis, Ini Daftar 140 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jakarta

Hal itu berkaca pada jumlah kasus harian positif COVID-19 di Tangsel pada Minggu (27/6/2021) kemarin, di mana mencapai 285 kasus.

Jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi kedua kasus harian COVID-19 di Tangsel. Rekor tertinggi kasus COVID-19 di Tangsel yakni pada 25 Januari 2021 lalu, yakni 290 kasus.

"Bisa dibilang ini gelombang kedua (Corona) sejak Januari lalu, karena yang terpapar sehari aja 285 kasus pada Minggu (27/6/2021)," tuturnya.

Benyamin mengaku, saat ini pihaknya masih kebingungan mengidentifikasi penyebab dari melonjaknya kasus yang hampir mencapai 300 kasus dalam sehari itu.

"Kalau bicara libur lebaran rentang waktunya sudah jauh. Nggak ngerti deh apa yang bikin penyebaran begitu tinggi,” ujarnya.

“Kalau dari sisi kepatuhan masyarakat kan memang saat ini menurun dari 84 persen jadi 80 persen. Kita berharap 90, tapi turun," papar Wali Kota Tangsel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak