Data Analyst Lapor COVID-19 Said Fariz Hibban menyebutkan DKI Jakarta menjadi provinsi yang warganya paling banyak dilaporkan meninggal dunia di luar rumah sakit atau fasilitas kesehatan.
"Yang sudah di atas 1.000 itu lagi-lagi di DKI Jakarta, 5 kota sudah di atas 1.000," kata Said dalam konferensi pers daring Lapor COVID-19.
![Petugas mengevakuasi jenazah seorang nenek yang meninggal saat isolasi mandiri di Kota Banjar. [Foto: Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/28/86694-petugas-mengevakuasi-jenazah-seorang-nenek-yang-meninggal-saat-isolasi-mandiri-di-kota-banjar.jpg)
Rincian data korban per kota administrasi adalah Jakarta Timur 403 orang, Jakarta Selatan (289), Jakarta Utara (204), Jakarta Pusat (162) dan Jakarta Barat (156).
Data tersebut dihimpun oleh Lapor COVID-19 dari berbagai sumber dengan metode crowdsourcing, mulai dari laporan warga ke kanal aduan Lapor COVID-19, pemberitaan media massa dan laporan dari sumber-sumber lain yang terverifikasi.
Baca Juga:Tinjau Posko Isoman di Jagakarsa, Anies: Perlu Ditopang Kebutuhan Pokok dan Obat
Selain data yang dihimpun sendiri, Lapor COVID-19 juga mengaku telah mendapat data resmi dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait jumlah pasien COVID-19 yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri.
Berdasarkan data dari Dinkes DKI, ada 1.161 orang meninggal dunia di luar rumah sakit atau fasilitas kesehatan. Jumlah itu lebih kecil dari yang dihimpun Lapor Covid-19.
Meski paling tinggi, Lapor COVID-19 menilai bukan berarti angka kematian masyarakat yang isoman di Jakarta ini paling tinggi. Hal ini karena sistem keterbukaan informasi di Jakarta yang lebih baik, bisa jadi daerah lain lebih tinggi dibanding Jakarta. [Antara]