alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tempat Bersejarah di Jakarta, dari Monas hingga Kota Tua

Rizki Nurmansyah Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:05 WIB

Tempat Bersejarah di Jakarta, dari Monas hingga Kota Tua
Suasana sepi halaman Museum Fatahillah di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Jumat (14/5/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

Dengan mengunjungi tempat bersejarah di Jakarta, dapat memahami lebih dalam sejarah tentang Kota Jakarta dan meningkatkan rasa nasionalisme.

Isi di dalam Monas sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah seperti atribut yang mengawali Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Dilengkapi dengan fasilitas olahraga, kalian juga bisa keliling monas sambil bersepeda dan menikmati pertunjukan air mancur, dan bisa bersantai menghirup udara segar disisi taman.

2. Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Meseum Perumusan Naskah Proklamasi (Dok. Antara)
Meseum Perumusan Naskah Proklamasi (Dok. Antara)

Museum ini terletak di Jalan Imam Bonjol, Menteng Jakarta Pusat, dan dibangun pada 1927.

Di tempat inilah Soekarno dan Moh. Hatta merumuskan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, setelah dijemput Achmad Soebardjo dari Rengasdengklok, Karawang.

Baca Juga: Biaya Kremasi di Krematorium Jakarta dan Sekitarnya, dari Gratis sampai Rp 75 Juta

Bangunan itu dulunya merupakan tempat tinggal Laksamana Maeda. Rumah itu dianggap aman karena Maeda sahabat Achmad Soebardjo.

Gedung yang sudah diresmikan pada tahun 1920-an ini, memiliki koleksi antara lain naskah proklamasi yang asli ditulis tangan, teks proklamasi asli yang sudah diketik, dan berbagai ruangan yang digunakan dalam rangka penyusunan teks proklamasi.

3. Monumen Pancasila Sakti

Pengunjung berswafoto di depan Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta, Kamis (1/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pengunjung berswafoto di depan Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta, Kamis (1/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Berlokasi di jalan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Tujuannya dibangun monumen ini untuk mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi Negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis.

Monumen ini juga menyediakan 9 diorama mulai dari rapat persiapan pemberontakan sampai dengan tindak lanjut pelarangan PKI oleh pemerintah dan tiga rumah bersejarah, yang pernah digunakan oleh PKI, yaitu rumah penyiksaan, rumah pos komando dan dapur umum.

Baca Juga: Sambut HUT ke-76 RI, Mahmudin Jalan Kaki Wonosobo-Jakarta, Dapat Sepeda dari Jokowi

Di Monumen Pancasila Sakti juga disajikan benda-benda bersejarah. Antara lain pakaian asli milik 7 Pahlawan Revolusi dan kendaraan-kendaraan yang ada di pameran taman yaitu, PanserSaraceen yang digunakan untuk membawa salah satu jenazah Pahlawan Revolusi ke Taman Makam Pahlawan di Kalibata.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait