Jakarta Utara Tenggelam Tahun 2060, Prediksi Pemprov DKI

Saat ini saja ketinggian Muara Baru sudah berada satu meter di bawah permukaan laut.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 03 September 2021 | 08:51 WIB
Jakarta Utara Tenggelam Tahun 2060, Prediksi Pemprov DKI
Pedagang keliling melintasi banjir rob yang menggenangi kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraJakarta.id - Jakarta Utara tenggelam Tahun 2060 berdasarkan prediksi dari Pemprov DKI Jakarta. Jakarta Utara Tenggelam karena penurunan muka tanah yang masih terjadi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan kawasan Muara Baru bakal tenggelam sedalam 4,6 meter pada tahun 2060.

Saat ini saja ketinggian Muara Baru sudah berada satu meter di bawah permukaan laut.

Petugas kepolisian membantu pengendara sepeda motor untuk melintasi banjir rob yang menggenangi kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas kepolisian membantu pengendara sepeda motor untuk melintasi banjir rob yang menggenangi kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Kalau kota tidak lakukan sesuatu bisa jadi Muara Baru di 2050 minus 4,6 meter di bawah air laut," ujar Yusmada dalam diskuso virtual, Kamis (2/9/2021).

Baca Juga:10.678 Warga Jakarta Kena Saksi karena Tak Pakai Masker Sejak 26 Juli 2021

Wilayah lainnya di Jakarta Utara ikut terancam tenggelam di tahun 2050. Misalnya, wilayah Kamal Muara diprediksi berada 3 meter di bawah permukaan laut, lalu Pluit di bawah 4,35 meter, dan Gunung Sahari minus 2,9 meter.

Selanjutnya, kawasan Tanjungan juga di bawah laut sepanjang 2,1 meter, Ancol minus 1,7 meter, Marunda minus 1,3 meter, dan Cilincing minus 1 meter.

Seorang warga beraktivitas saat banjir rob menggenangi kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang warga beraktivitas saat banjir rob menggenangi kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Mengatasi situasi ini, Yusmada menyatakan pihaknya harus melakukan upaya untuk mencegah penurunan tinggi muka tanah semakin parah.

"Kami berusaha melakukan penataan tanah timbul di sepanjang pesisir, penataan mangrove, dan pembangunan deselerasi air sebagai substitusi air tanah," ujarnya.

Untuk mencegah Jakarta tenggelam, saat ini pihaknya sedang membangun tanggul air.

Baca Juga:5 Hits Bola: Daftar Skuad Persib di Liga 1 2021, Siap Hadapi Barito Putera di Laga Pembuka

Seorang warga menutun sepeda motornya melintasi banjir rob yang menggenangi kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang warga menutun sepeda motornya melintasi banjir rob yang menggenangi kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Cara ini diyakini bisa meminimalisir banjir rob di kawasan utara Jakarta.

"Jangan sampai tenggelam, kita harus berbuat. Walaupun kondisi Jakarta akan di bawah muka laut, tapi tetap Jakarta tidak akan tenggelam sampai kapanpun," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak