alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Biaya Penyelenggaraan Formula E Jakarta, Dirut Jakpro: Tidak Pakai APDB DKI

Rizki Nurmansyah Rabu, 06 Oktober 2021 | 21:25 WIB

Biaya Penyelenggaraan Formula E Jakarta, Dirut Jakpro: Tidak Pakai APDB DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja biru) memantau balapan mobil listrik Formula E di Brooklyn Street Circuit, New York. (Facebook/Anies Baswedan)

Biaya penyelenggaraan Formula E, selain yang sudah dibayarkan, akan dibebankan kepada pendapatan dari program pensponsoran.

SuaraJakarta.id - Biaya penyelenggaraan Formula E Jakarta dipastikan tidak akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD DKI.

Hal itu ditegaskan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto.

"Pasti tidak pakai APBD, kami pakai untuk modal kami. Nanti akan kami gulirkan terus untuk menjadi suatu bisnis baru," kata Widi, Rabu (6/10/2021).

Widi menyebutkan bahwa APBD DKI yang digunakan, hanya berupa biaya yang sudah dikeluarkan sebelumnya untuk biaya komitmen yang sudah dibayar sebesar Rp 560 miliar di tahun 2019-2020.

Baca Juga: Batal di Monas, Pulau Reklamasi Buatan Ahok dan GBK Jadi Opsi Lintasan Formula E

Widi menjelaskan biaya penyelenggaraan Formula E, selain yang sudah dibayarkan, akan dibebankan kepada pendapatan dari program pensponsoran.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan  Co-Founder & Chief Championship Officer of Formula E, Alberto Longo, dalam acara peresmian Formula E Jakarta 2020 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/9/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Co-Founder & Chief Championship Officer of Formula E, Alberto Longo, dalam acara peresmian Formula E Jakarta 2020 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/9/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Dia menyebutkan bahwa pengumpulan dana dari sponsor akan berjalan seiring dengan kegiatan sebelum agenda (pre event) yang akan digelar PT Jakpro sebelum acara puncak balapan.

"Seperti pameran mobil elektrik atau Formula E kami pamerkan ke masyarakat, itu kan sebelum agenda, juga ada sponsor," ujar dia.

Dalam waktu enam bulan sebelum penyelenggaraan berlangsung, PT Jakpro bergerak untuk mengumpulkan pundi-pundi uang agar tidak lagi meminta anggaran penyelenggaraan dari APBD DKI Jakarta.

"Kan banyak agendanya itu, seperti agenda di setiap kampus kami selenggarakan lomba inovasi mobil listrik, itu kan membangkitkan ekonomi masyarakat, semuanya bahwa Indonesia sudah siap dengan isu lingkungan," ujar dia.

Baca Juga: Klaim Sukses Turunkan Commitment Fee Formula E, Penyelenggara: Kami Pakai Taktik Covid-19

Gubernur Jakarta Anies Baswedan (kanan batik biru) melihat mobil listrik di lintasan balap Formula E di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. ANTARA/HO-Instagram/@aniesbaswedan/aa.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan batik biru) melihat mobil listrik di lintasan balap Formula E di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. [Instagram@aniesbaswedan]

Dia mengaku optimistis jika Formula E 2022 bisa berjalan dengan cara tersebut dan bisa mendapat persetujuan dari DPRD DKI karena tidak membebani APBD Jakarta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait