alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jadi SMA Terbaik di Indonesia, Ada Peran Penting BJ Habibie Dibalik Sukses MAN IC Serpong

Rizki Nurmansyah Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:20 WIB

Jadi SMA Terbaik di Indonesia, Ada Peran Penting BJ Habibie Dibalik Sukses MAN IC Serpong
MAN Insan Cendekia Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (12/10/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Setiap tahunnya MAN IC Serpong selalu kebanjiran pendaftar calon siswa.

Hal itu dianggap menjadi salah satu keunggulan tersendiri bagi sekolah berbasis madrasah dibandingkan sekolah umum atau SMA. Sehingga selain mendapatkan pembelajaran ilmu pengetahuan, para siswa juga akan mendaptkan ilmu agama di asrama.

Basit menyebut, setiap tahunnya MAN IC Serpong selalu kebanjiran pendaftar calon siswa. Jumlahnya, hingga di atas 2.000 pendaftar.

Sedangkan pada tahun ajaran 2021, jumlah pendaftar diklaim mencapai 2.500 pendaftar. Para pendaftar itu harus bersaing lantaran yang diterima hanya 140 orang saja.

Sejumlah siswa MAN Insan Cendekia Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tengah beraktivitas di jam waktu istirahat usai belajar, Selasa (12/10/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
Sejumlah siswa MAN Insan Cendekia Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tengah beraktivitas di jam waktu istirahat usai belajar, Selasa (12/10/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Menurut Basit, yang menjadi daya tarik orangtua untuk menyekolahkan anaknya di MAN IC Serpong selain karena full keagamaan, juga memiliki target jelas untuk para siswanya.

Baca Juga: Jadi Sekolah Terbaik se-Indonesia Berdasarkan UTBK, Kepala MAN IC Serpong: Itu Bonus

"Sejak dulu memang pendaftar kita selalu tinggi. Tahun 2021 kita diangka 2.500 pendaftar itu untuk ukuran kita maksimal padahal yang diterima hanya 140. Apa yang jadi Tarik mereka saya kira karena program kita yang konsisten sejak dulu, kemudian tentu karena outcome-nya sudah terlihat dan sangat terukur maka pasti jadi daya tarik bagi siswa maupun orangtuanya,” papar Basit.

Dengan jumlah terbatas itu, para pendaftar harus mengikuti seleksi yang ketat dan terpusat di Kementerian Agama.

Basit menyebut, tak ada syarat khusus agar dapat masuk ke MAN Insan Cendikia Serpong. Terpenting semua proses seleksi tes diikuti tanpa ada intervensi dari siapapun.

"Siswa tidak bisa sembarang masuk karena harus melakukan seleksi nasional yang ketat. Kita by sistem seleksinya dan itu sangat fair karena tidak ada intervensi dari siapapun untuk masuk ke MAN IC. Yang jelas mereka harus mengikuti seleksi. Seleksi tes potensi akademik dan tes potensi belajar. Dua-duanya menjadi parameter kami menerima dan itu dilakukan pihak ketiga, bukan kami yang menentukan. Terakhir penetapan diterima atau tidkanya di MAN IC oleh DIrjen Pendidikan Agama Islam. Jadi kami hanya menerima hasil seleksi yang sudah ditetapkan," beber Basit.

Bulan lalu, MAN yang digagas Presiden ke-3 RI BJ Habibie itu merayakan hari jaidnya ke-25 tahun. Di usia yang sudah seperempat abad itu, Basit mengatakan, pihaknya bakal terus melakukan perbaikan dan fokus mempertahankan prestasi yang sudah diraih.

Baca Juga: Diduga Gegara Tolak Ikut Demo, 2 Mahasiswa Unpam Tangsel Babak Belur Dikeroyok

"Target kami di tahun tetap belajar memperbaiki, belajar terus mempertahankan, belajar terus mengurai berbagai hal yang belum ada dan belum sempurna," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait