alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Bupati Dodi Reza Alex, 6 Orang Ditangkap Dugaan Suap Infrastruktur

Tasmalinda Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:18 WIB

Kasus Bupati Dodi Reza Alex, 6 Orang Ditangkap Dugaan Suap Infrastruktur
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Musi Banyuasin terkait infrastruktur.

SuaraJakarta.id - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Musi Banyuasin dan Jakarta, Jumat (16/10/2021).

Dalam OTT tersebut ditangkap Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

KPK pun memastikan jika Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, juga dilakukan pada pejabat Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin.

Jubir KPK Ali Fikri yang dihubungi via WhatsApp (WA) Sabtu (16/10/2021) membenarkan adanya OTT KPK di wilayah Sumsel yang mengamankan 6 orang termasuk menjaring Bupati Muba Dodi Reza Alex.

Baca Juga: Anak Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Dodi Reza Alex Ditangkap KPK

"Kegiatan tangkap tangan yang dilakukan KPK terkait dugaan TPK suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel. Ada 6 orang yang diamankan," ujar Ali Fikri kepada wartawan Suara.com via WA.

Bupati Muba Dodi Reza Alex yang merupakan putra mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin diketahui diduga menerima suap atau gratifikasi infrastruktur.

Dikatakan Ali Fikri,  kegiatan OTT KPK tersebut, Tim KPK mengamankan beberapa pihak pejabat di lingkungan Pemkab Muba.

Setidaknya ada enam orang yang ditangkap, baik Bupati Musi Banyuasin dan beberapa ASN di lingkungan Pemkab Musi Banyuasin.

"Semua yang diamankan dibawa langsung ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dikarenakan Informasi tim telah selesai melakukan pemeriksaan beberapa pihak dimaksud di Kejaksaan Tinggi Sumsel. Untuk perkembangannya akan diiinfokan lebih lanjut," ujar Ali Fikri.

Baca Juga: Dodi Reza Alex Noerdin Anak Eks Gubernur Sumsel Diciduk KPK

KPK sampai saat ini belum bisa menjabarkan secara detail terkait OTT KPK di Muba Sumsel, dikarenakan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari tim penyidik KPK.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait