alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

3 Cara Mudah untuk Tahu Smartphone Anda Ori atau Palsu!

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah Senin, 25 Oktober 2021 | 17:43 WIB

3 Cara Mudah untuk Tahu Smartphone Anda Ori atau Palsu!
Xiaomi 11 Lite 5G NE. [Mi.com]

Lihatlah bentuk fisiknya dan bandingkan harganya.

SuaraJakarta.id - Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan akan hal-hal elektronik pun ikut meningkat, salah satunya pada smartphone. Hampir seluruh penduduk di dunia memiliki smartphone dan memanfaatkannya di keseharian mereka. Melihat hal ini, produsen-produsen elektronik pun gencar untuk terus melakukan inovasi pada produk mereka dan merilis produk tersebut. Bisa dibilang produsen-produsen tersebut tidak mau produk smartphone-nya sampai ketinggalan zaman. Tak hanya produsen, konsumen pun ikut-ikutan ingin tetap up-to-date dengan memakai ponsel masa kini yang memiliki fitur serta spesifikasi terbaru.

Namun, sayangnya di balik kecanggihan zaman sekarang, masih adanya penipuan yang kerap terjadi pada bidang elektronik ini. Baik penipuan berupa toko hingga produk palsu. Permintaan konsumen yang meningkat membuat beberapa oknum mengambil kesempatan dalam meraih keuntungan. Tak jarang juga para konsumen sering kali merasa tergiur ketika melihat harga smartphone yang jauh lebih murah dibandingkan pasar umumnya. Kalau sudah kejadian ditipu, walaupun cuman ratusan ribu tetap saja dihitung rugi, bukan? Maka, ada baiknya Anda untuk selalu mengecek toko atau produk yang hendak Anda beli secara teliti atau kalau ingin aman, Anda bisa membeli di official store-nya saja! Contoh, di Blibli terdapat Xiaomi Official Store yang memberikan kejaminan serta garansi akan produk-produknya, produk jelas, toko jelas, hati pun tenang!

Ketika sudah terlanjur membeli barang di toko tidak resmi dan ingin mengecek smartphone Anda original atau tidak, berikut ciri-ciri jika smartphone Anda palsu!

Harga miring dibandingkan harga di pasar

Baca Juga: 7 Deretan HP 1 Jutaan Tahun 2021, Murah Tapi Nggak Murahan

Melihat-lihat akun-akun toko smartphone di media sosial eh tiba-tiba kepincut sama satu toko yang menjual barang dengan harga yang kelewat murah hingga rasanya agak tidak masuk akal. Sebagai contohnya, Xiaomi Mi 10T pada umumnya berkisaran harga 5 juta-an. Namun, di toko tersebut dijual dengan harga 1 juta atau bahkan hanya ratusan ribu rupiah. Di sini Anda perlu berfikir secara matang, dengan patokan harga segitu rasanya tidak mungkin sekali kalau toko tersebut mengembel-embelkan “harga turun”,  “diskon besar-besaran”, “barang black market” terlebih pada saat itu, masa-masa dimana Xiaomi Mi 10T sedang naik daun. Walaupun kelihatan di foto mirip dengan aslinya tetapi Anda tetap harus berfikir berulang kali ketika hendak melakukan transaksi pembelian, kalau dirasa-rasa sih dengan harga yang segitu, itu sudah jelas smartphone kw alias palsu.

Lihat bentuk fisik

Ada pepatah yang mengatakan “sepandai-pandainya tupai melompat, sekali waktu jatuh juga” pepatah ini bermakna bahwa sepintar-pintar manusia pasti akan melakukan kesalahan pula. Hal ini tentu berhubungan dengan smartphone replika yang diproduksi oleh manusia, jika Anda teliti pasti ada satu atau dua ketidaksamaan smartphone palsu dengan yang aslinya. Tentu, hal ini cuman bisa Anda lakukan kalau mengunjungi tokonya langsung dan melihat bentuk fisiknya. Jika tidak terlalu memahami material suatu smartphone, ajaklah kenalan Anda yang mengerti akan hal tersebut. Sebab, kalau yang satu ini diperlukannya ketelitian yang jeli.

Pastikan nomor IMEI

Setiap smartphone pasti memiliki nomor IMEI pada perangkatnya. IMEI atau International Mobile Equipment Identity merupakan nomor khusus yang digunakan dalam mengidentifikasi sebuah ponsel. Pada umumnya, nomor IMEI terdiri dari 14 digit dengan tambahan digit ke 15 yang digunakan untuk memverifikasi ulang seluruh digit sebelumnya. Nantinya, digit-digit tersebut digunakan untuk memeriksa berbagai informasi dari ponsel itu sendiri. Mulai dari informasi mengenai asal ponsel tersebut, pabrikan, hingga nomor model dari ponsel. Bisa dibilang IMEI merupakan suatu identitas resmi yang dimiliki oleh ponsel Anda. Maka, jika Anda ragu akan smartphone yang Anda miliki, Anda bisa mengecek nomor IMEi dengan menekan tombol *#06#. Setelah itu, nomor IMEI ponsel akan keluar dan Anda bisa mencocokkan dengan nomor yang ada pada kotak penjualan. Atau bisa mengeceknya langsung di situs imei.info. Nah, kalau nomor yang ada di kotak dengan IMEI ponsel ada sama, maka barang tersebut original tetapi kalau sebaliknya? Hm, sudah tahu kan jawabannya apa?

Baca Juga: Viral Kunci Pintu 'Smart Lock' Pakai Benda Tak Terduga, Publik: Sisca Kohl Ketar Ketir

Di Indonesia, IMEI digunakan sebagai salah satu pencegahan masyarakat dalam menggunakan ponsel BM yang kian marak. Biasanya ponsel BM diimpor secara ilegal. Pada tahun 2020, Indonesia telah menerapkan kebijakan mengenai ponsel BM. Ponsel BM yang nomor IMEInya tidak terdaftar secara otomatis tidak akan mendapatkan sinyal dari semua penyedia jasa layanan seluler di Indonesia. Wah, kalau sudah begini rasanya apes sekali ya? Niatnya menghemat anggaran, justru tidak bisa dipakai!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait