Atasi Banjir, Pemprov DKI Gandeng Pemerintah Pusat dan Daerah Tetangga

"Pemprov DKI juga telah membagi tugas kepada seluruh instansi terkait, tidak hanya pemprov tapi juga jajaran vertikal dan horizontal," kata Riza.

Erick Tanjung
Selasa, 02 November 2021 | 15:40 WIB
Atasi Banjir, Pemprov DKI Gandeng Pemerintah Pusat dan Daerah Tetangga
Ilustrasi--Petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) membersihkan lumpur sisa banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta, Selasa (2/11/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng pemerintah pusat dan daerah tetangga untuk bersama-sama melakukan penanganan banjir mengingat wilayah Ibu Kota menjadi hilir dari 13 sungai.

"Pemprov DKI juga telah membagi tugas kepada seluruh instansi terkait, tidak hanya pemprov tapi juga jajaran vertikal dan horizontal," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Menurut dia, upaya bersama itu dilakukan dengan mengajak masyarakat ikut melakukan pencegahan banjir. Misalnya, tidak membuang sampah di sungai.

"Kami siapkan logistik, tempat pengungsian juga perlengkapan senter, kami siapkan tangga, sistem early warning dan juga sistem pengendalian banjir," ujarnya.

Baca Juga:Selama Jabat Gubernur, Anies Baru Tahun Ini Targetkan Penanganan Banjir di Jakarta

Sementara itu, bersama pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga sedang melakukan konstruksi pengendalian banjir salah satunya sodetan di Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur atau KBT. Saat ini, proses pembangunan belum rampung dan masih terus dikebut kontraktor.

Kementerian PUPR sebelumnya melalui keterangan pers menyebutkan pada 2021 melanjutkan proyek sodetan Ciliwung sepanjang 549 meter, sehingga total panjang sodetan nantinya 1,26 kilometer.

Kementerian PUPR juga sedang membangun waduk di Ciawi dan Sukamahi, Jawa Barat, yang diharapkan rampung akhir 2021 sehingga dapat menekan limpahan air saat musim hujan di Ibu Kota.

Pembangunan waduk di daerah penyangga Jakarta sangat dibutuhkan mengingat DKI berada di dataran rendah.

Bendungan Ciawi ditargetkan memiliki kapasitas tampung 6,05 juta meter kubik dan Bendungan Sukamahi berkapasitas tampung 1,68 juta meter kubik. (Antara)

Baca Juga:Naik atau Turun UMP DKI 2022 Akan Ditentukan 19 November 2021

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini