facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Masih Pandemi, Anggota Komisi II DPR RI F-PDIP Sarankan Masa Kampanye Pemilu 2024 Dipersingkat

Rizki Nurmansyah Jum'at, 28 Januari 2022 | 21:33 WIB

Masih Pandemi, Anggota Komisi II DPR RI F-PDIP Sarankan Masa Kampanye Pemilu 2024 Dipersingkat
Suasana kampanye PDIP di Lampung, Minggu (7/4/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Di Komisi II DPR berkembang wacana agar masa kampanye Pemilu 2024 dilaksanakan selama 30-60 hari.

SuaraJakarta.id - Wacana masa kampanye Pemilu 2024 dipersingkat terus bergulir. Salah satunya saran tersebut datang dari anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP), Rifqinizamy Karsayuda.

Dia menyarankan agar masa kampanye Pemilu 2024 dipersingkat dengan tetap mengedepankan prinsip pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan terbuka.

"Kami ingin laksanakan pemilu yang efektif dan efisien tanpa harus langgar asas konstitusi yaitu LUBER (langsung, umum, bebas, rahasia) dan Jurdil (jujur dan adil). Karena itu DPR cenderung agar masa kampanye Pemilu 2024 bisa dipersingkat," kata Rifqi, Jumat (28/1/2022).

Hal itu dikatakannya terkait KPU yang mengusulkan agar masa kampanye Pemilu 2024 dilaksanakan selama 120 hari. Sementara Kementerian Dalam Negeri mengusulkan 90 hari.

Baca Juga: Pengamat Sebut Ahok Cocok Jadi Kepala Otorita IKN Dibanding Anies Baswedan: Sosok Tangan Besi

Rifqi mengungkapkan, di Komisi II DPR berkembang wacana agar masa kampanye Pemilu 2024 dilaksanakan selama 30-60 hari.

Namun, menurut dia hal tersebut sifatnya masih dinamis dan akan terlihat sikap fraksi saat pembahasannya pada bulan Maret 2022.

"Usulan fraksi-fraksi masih berkembang, nanti ketika pembahasan terkait tahapan Pemilu 2024 akan terbuka dan masyarakat bisa mengikutinya," ujarnya.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP), Rifqinizamy Karsayuda. [Antara/Fathur]
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP), Rifqinizamy Karsayuda. [Antara/Fathur]

Dia menjelaskan alasan masa kampanye Pemilu 2024 dipersingkat karena di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia sehingga berdampak pada sektor ekonomi.

Menurut dia, dampak pandemi tersebut menyebabkan semua sektor melakukan penghematan dan efisiensi sehingga sudah tepat apabila masa kampanye Pemilu 2024 dipersingkat.

Baca Juga: Jakpro Mau Talangi Uang untuk Pembuatan Trek Formula E, PDIP Curiga Pakai Dana CSR

Selain itu dia mengatakan, Komisi II DPR menargetkan akan membahas tahapan, program, dan jadwal Pemilu 2024 bersama penyelenggara pemilu dan pemerintah pada Maret 2024.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait