Todong Kuli Bangunan dengan Airsoft Gun, RPB Beri Pilihan ke Korban: Ditembak di Dengkul atau Kaki

Sebelum monodongkan airsoft gun, RPB juga sempat menyiramkan air teh ke wajah korban.

Rizki Nurmansyah | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Selasa, 15 Februari 2022 | 17:01 WIB
Todong Kuli Bangunan dengan Airsoft Gun, RPB Beri Pilihan ke Korban: Ditembak di Dengkul atau Kaki
Foto kolase tersangka RPB (kiri) dan saat ancam tembak kuli bangunan dengan airsoft gun. [Suara.com/Yaumal - Instagram@merekamjakarta]

"Ini (pelaku) merasa terganggu dengan suara ketokan beton pada dinding yang memang tembok rumah (tersangka) berdempetan," jelas Zulpan.

Atas peristiwa tersebut korban membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kekinian RPB telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 335 KUHP dengan ancaman pidana paling lama satu tahun penjara.

RPB, tersangka kasus penodongan airsoft gun ke kuli bangunan di Pondok Indah, Jakarta Selatan tertunduk malu saat dihadirkan ke depan media. (Suara.com/Yaumal)
RPB, tersangka kasus penodongan airsoft gun ke kuli bangunan di Pondok Indah, Jakarta Selatan tertunduk malu saat dihadirkan ke depan media. (Suara.com/Yaumal)

Viral di Medsos

Baca Juga:Todongkan Airsoft Gun ke Kuli Bangunan di Jaksel, RPB Kesal Terganggu Saat Zoom Meeting

Seperti pemberitaan sebelumnya, insiden RPB menodongkan benda mirip pistol yang kekinian diketahui airsoftgun terhadap kuli bangunan tersebut, viral di media sosial.

Salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah akun @merekemamjakarta.

Dalam unggahannya akun tersebut menyertakan narasi sebagai berikut:

Pria Paruh Baya Todongkan Benda Mirip Pistol ke Kuli Bangunan di Pondok Indah.

Seorang pria paruh baya menodongkan benda mirip pistol ke seorang kuli bangunan di sebuah rumah di kawasan perumahan mewah Pondok Indah, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Sabtu (12/2/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga:Sangar saat Ancam Kuli Bangunan Pakai Airsoft Gun, RPB Kini Tertunduk Malu Tangan Diborgol dan Pakai Baju Tahanan

Penodongan terjadi karena diduga pria itu kesal dan terganggu dengan suara yang muncul akibat pekerjaan renovasi rumah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak