Kemudian pada Sabtu (19/2/2022) petugas hotel menghubungi kamar korban guna menanyakan perpanjangan kamar. Namun saat ditelepon, korban tidak menjawab.
Dengan menggunakan kunci cadangan, petugas hotel membuka kamar dengan nomor 401 di mana tempat korban menginap.
Petugas menemukan korban telah tewas tanpa busana dengan cairan dan darah yang tercecer di seprai.
Bukan Pertama Kali
Baca Juga:Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Malpraktik Tewaskan PSK di Hotel Tamansari Jakbar
![Hotel di Tamansari, Jakarta Barat, yang ditemukannya seorang PSK tewas di dalam kamar, Senin (21/2/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/22/59154-psk-tewas-di-hotel-tamansari-jakbar.jpg)
Yonky menambahkan, kejadian ini bukan yang pertama kali korban menggunakan jasa ER yang merupakan seorang transpuan, untuk melakukan penyuntikan silikon atau filler payudara.
Di samping itu, tersangka ER juga diketahui tidak memiliki latar belakang pendidikan medis.
"Ini kedua kalinya korban menggunakan jasa pelaku. Sebelumnya pada tahun 2011 lalu. Kemudian kemarin pada 18 Februari 2022. Si penyuntik berdasarkan pemeriksaan sementara, enggak ada latar belakang medis," ungkapnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka ini terancam dikenakan pasal 197 dan 198 tentang Undang-undang kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara serta denda Rp 100 juta.
Baca Juga:Polisi Amankan Pelaku Suntik Filler Payudara Tewaskan PSK di Hotel Tamansari, Dibekuk di Tangerang