"Kalau saya dari kemarin sudah stok, itupun hanya untuk konsumen tetap saya,” jelasnya.
Aksi mogok pedagang daging sapi akan berlangsung selama 5 hari, tehitung sejak Selasa (28/2) hingga Jumat mendatang yakni Jumat (4/3).
Para pedagang berharap dengan adanya aksi ini, pemerintah mendengar aspirasinya, sehingga harga daging sapi kembali stabil. Akibat kenaikan harga, para pedagang mengeluh kehilangan omzet sebesar 40 persen.
Sementara itu, asisten manager pasar Tomang Barat, Soni mengatakan, pihaknya akan melakukan operasi pasar terkait mogoknya para pedagang daging sapi.
Baca Juga:Pedagang Bakso di Bekasi Takutkan Harga Daging Sapi Terus Merangkak Naik hingga Lebaran
"Langkah dari pihak pasar yaitu dengan adanya mogok pedagang daging sapi, pemerintah rencananya akan melakukan operasi pasar daging sapi," ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat berbasis aplikasi.
Namun, Soni belum dapat merinci terkait aksi mogok para pedagang daging sapi, di wilayahnya. Ia mengaku masih menunggu arahan dari kantor pusat mengenai teknis pelaksanaan operasi pasar yang disebut akan dilakukannya.
"Kami dari pihak pengelola menunggu arahan dari kantor pusat mengenai teknis pelaksanaannya di pasar," tutupnya.
Protes pedagang di loss kios daging sapi di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro, Jakarta Barat, Senin (28/2/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Baca Juga:Gubernur Khofifah Melarang Impor Daging Sapi Masuk ke Jawa Timur