facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soroti Kunker Anies ke-3 Negara Eropa, PSI: Harusnya Tuntaskan Janji-janjinya Dulu

Rizki Nurmansyah Rabu, 11 Mei 2022 | 21:37 WIB

Soroti Kunker Anies ke-3 Negara Eropa, PSI: Harusnya Tuntaskan Janji-janjinya Dulu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bicara di acara U20 Sherpa Meeting.

Anies akan melakukan kunker di tiga negara di Eropa, yakni Inggris, Jerman dan Prancis.

SuaraJakarta.id - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyoroti kunjungan kerja (Kunker) yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke tiga negara Eropa.

Anggara menilai, di akhir masa jabatannya yang tersisa kurang dari enam bulan lagi, Anies sebaiknya fokus untuk menyelesaikan janji-janji yang belum selesai.

"Masa jabatan Pak Anies sudah kurang dari enam bulan lagi, tapi dengan kunjungan ke Eropa ini kan makan waktu," katanya, dikutip dari Antara, Rabu (11/5/2022).

Padahal, kata dia, banyak pekerjaan rumah yang belum selesai.

Baca Juga: Minta Anies Kembalikan Nama JIS Jadi Stadion BWM, PDIP: Harus Bangga Bahasa Persatuan

"Pak Anies harusnya menuntaskan janji-janjinya dulu," kata Anggara.

Anggara menyebutkan, sebaiknya Anies fokus mengerjakan target-target yang tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022.

"Pak Anies buat sendiri Ingub tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah setahun ini, tapi masih banyak yang belum selesai," katanya.

Dia menyebutkan, Revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Induk Transportasi Jakarta dan Peraturan Gubernur tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang belum disahkan padahal targetnya sudah terlewati di tahun lalu.

Selain itu Anggara juga menyebutkan beberapa program prioritas yang belum ada kejelasan seperti pengerjaan LRT, layanan air bersih di kampung prioritas, ITF dan penanganan sampah hingga pembangunan dan pengisian rusun.

Baca Juga: Tak Sesuai Aturan, Anies Diminta Kembalikan Nama JIS Jadi Stadion BMW

"Intinya salah prioritas, bagaimana bisa program prioritas banyak yang belum tuntas tapi malah kunjungan kerja ke Eropa lebih dari seminggu," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait