Batalkan Berobat Usai Dapat Kabar Lapak Dagangannya Ludes Terbakar, Pedagang Pasar Ciputat: Lemas dan Pasrah

Dia menaksir, kerugian akibat kebakaran itu lebih dari Rp 50 juta.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 12 Mei 2022 | 11:26 WIB
Batalkan Berobat Usai Dapat Kabar Lapak Dagangannya Ludes Terbakar, Pedagang Pasar Ciputat: Lemas dan Pasrah
Garis polisi terpasang di lokasi kebakaran Pasar Ciputat, Tangsel. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

SuaraJakarta.id - Kebakaran Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi musibah yang memilukan usai libur Lebaran bagi para pedagang yang lapaknya hangus terbakar.

Diperkirakan, ada 150 lebih lapak pedagang yang ludes dilalap si jago merah pada Rabu (11/5/2022) sore tersebut. Tak hanya lapak pedagang, empat rumah warga yang ada di area pasar juga ikut terbakar.

Rina Sitohang (47) hanya bisa tertegun melihat lapak dagangan bakso dan siomay miliknya kini menjadi arang. Tak hanya lapak, bahkan seluruh barang dan mesin juga ikut hangus.

Rina mengaku, sangat terkejut mendapati kabar tersebut. Dirinya langsung lemas setelah tahu lapaknya dagangannya ikut terbakar.

Baca Juga:Cerita Pedagang Terkait Ganasnya Kebakaran Pasar Ciputat Tangsel: 10 Menit Ludes

Saat itu, kata Rina, ia sedang di rumah sakit dan sudah membuat janji dengan dokter untuk memeriksakan diri lantaran merasa ada masalah pada bagian saraf di tubuhnya.

Alhasil, ia pun kemudian langsung membatalkan pemeriksaan sarafnya itu dan bergegas melihat kondisi lapaknya yang hangus terbakar.

"Pertama dapat kabar saya langsung lemas, gak nyangka. Saya lagi mau ketemu dokter periksa saraf, tapi langsung saya batalkan dan langsung ke pasar," katanya kepada SuaraJakarta.id sambil melihat lapaknya yang terbakar, Rabu (11/5/2022).

Rina menyebut, ada dua mesin penggiling kacang miliknya ikut hangus terbakar. Lalu, sejumlah barang dagangan lain seperti plastik, bumbu, tepung sagu dan lainnya juga ikut terbakar menjadi abu.

Padahal barang-barang tersebut, kata Rina, baru dia beli setelah habis sebelum Lebaran. Dia menaksir, kerugian akibat kebakaran itu lebih dari Rp 50 juta.

Baca Juga:Butuh 2 Jam Padamkan Kebakaran Pasar Ciputat, Damkar Tangsel: Kesulitan Air dan Banyak Warga Nonton

"Kemarin plastik baru belanja, plastik aja habis Rp 10 juta. Belum dua mesin giling kacang, satu mesin aja harganya Rp 8 jutaan. Ditambah barang-barang lain bahan-bahan bakso dan siomay. Semuanya ludes, hangus," keluhnya.

Sama seperti pedagang lainnya, Rina hanya bisa pasrah walaupun barang dagangannya habis menjadi abu.

Dia pun tak mengharapkan bantuan ganti rugi, lantaran akan menghabiskan banyak waktu dan tenaga mengurusnya.

Rina hanya berharap, ada solusi dari pihak pengelola Pasar Ciputat agar segera membangun ulang lapak agar dapat kembali berjualan.

"Pasrah dan menunggu kesepakatan solusi bagaimana sama pengelola. Ganti rugi mungkin nggak, tapi tempatnya aja disiapin. Biar bisa cepat jualan lagi. Kalau untuk ganti rugi, kita nggak mengharapkan di situ. Nggak ada asuransi, bingung," katanya pasrah.

Kontributor : Wivy Hikmatullah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak