Sekilas MH Thamrin, Tokoh Betawi yang Namanya Diusulkan Gantikan Penamaan JIS

MH Thamrin wafat pada 11 Januari 1941. Atas jasa-jasanya, MH Thamrin dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 02 Juni 2022 | 15:29 WIB
Sekilas MH Thamrin, Tokoh Betawi yang Namanya Diusulkan Gantikan Penamaan JIS
Pengunjung mengamati pameran foto sejarah MH Thamrin, Politik, dan sepak bola kebangsaan di Stadion Vij, Cideng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Tiap pulang sekolah ia selalu melewati kampung-kampung pribumi yang kumuh. Timbullah keinginannya untuk memperbaiki nasib masyarakat pribumi.

Di usia 25 tahun, MH Thamrin menjadi anggota Gemeenteraad Batavia atau Dewan Kotapraja Betawi. Di sinilah ia memperjuangan kehidupan masyarakat pribumi.

Ia membangun sekolah untuk rakyat, membangun sarana kesehatan, memasang penerangan jalan, dan membangun kanal untuk mencegah banjir dari sungai Ciliwung.

Pada tahun 1923, MH Thamrin mendirikan Kumpulan Kaum Betawi. Atas keberhasilannya MH Thamrin diangkat menjadi wakil walikota Batavia. Kemudian ia menjadi anggota Volksraad atau Dewan Pertimbangan Rakyat.

Baca Juga:Jejak MH Thamrin di Sepak Bola, Dari Lapangan Petojo hingga Dorong Soeratin Dirikan PSSI

Saat menjadi anggota Volksraad, perjuangannya bukan hanya untuk masyarakat Betawi, tapi untuk Indonesia.

MH Thamrin wafat pada 11 Januari 1941. Atas jasa-jasanya, MH Thamrin dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Nama MH Thamrin diabadikan sebagai salah satu jalan protokol di Jakarta. Pada 19 Desember 2016, atas jasa-jasanya, Pemerintah Republik Indonesia, mengabadikan MH Thamrin di pecahan uang kertas rupiah baru, pecahan Rp. 2.000.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini