Istilah Reklamasi dan Perluasan Daratan Kembali jadi Polemik, Komisi D DPRD DKI Segera Panggil Pemprov

"Prinsipnya, akan kami panggil dinas terkait (soal reklamasi dan perluasan daratan)."

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Selasa, 27 September 2022 | 11:32 WIB
Istilah Reklamasi dan Perluasan Daratan Kembali jadi Polemik, Komisi D DPRD DKI Segera Panggil Pemprov
Istilah Reklamasi dan Perluasan Daratan Kembali jadi Polemik, Komisi D DPRD DKI Segera Panggil Pemprov. [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]

SuaraJakarta.id - DPRD DKI Jakarta turut menyoroti soal kembali munculnya perdebatan mengenai istilah perluasan daratan pulau dalam pemanfaatan ruang perairan pesisir dengan reklamasi. Rencananya Legislator Kebon Sirih ini akan memanggil dinas terkait dalam Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Konsep perluasan daratan ini tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan DKI Jakarta. Pemprov DKI menyatakan hal ini berbeda dengan reklamasi yang telah dilakukan selama ini.

"Prinsipnya, akan kami panggil dinas terkait (soal reklamasi dan perluasan daratan)," ujar Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah, saat dikonfirmasi, Selasa (27/9/2022).

Ida sendiri mengaku sebenarnya sudah meminta keterangan secara pribadi kepada pihak Pemprov. Dari jawaban yang diterima, politisi PDIP ini meyakini Pemprov bakal bersiasat perluasan daratan tak sama dengan reklamasi.

Baca Juga:Masih Banyak Permukiman Kumuh, Kenneth PDIP Minta Pj Gubernur Revisi Aturan Anies

Ia menyebut siasat ini juga dipakai Gubernur Anies Baswedan saat membuat istilah naturalisasi yang berbeda dengan normalisasi. Penyebutan berbeda ini dilakukan semata-mata demi memenuhi janji kampanye.

"Ya walaupun kami sudah tahu jawabannya dinas apa (ketika dimintai keterangan soal perluasan daratan). Contoh, misalnya normalisasi dengan naturalisasi," tuturnya.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah memberikan keterangan selepas Rapat Komisi di Bogor, Jawa Barat, Senin (1/11/2021). [Dok. DPRD DKI Jakarta]
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah memberikan keterangan selepas Rapat Komisi di Bogor, Jawa Barat, Senin (1/11/2021). [Dok. DPRD DKI Jakarta]

"Ini (penggunaan istilah perluasan daratan) penyiasatan bahasa saja biar masyarakat tidak menghujat. Kan awal kampanyenya (Anies) akan mencabut reklamasi," ucapnya.

Melalui pemanggilan ini, Ida menyebut masyarakat akan mengetahui jika memang perluasan daratan sama dengan reklamasi.

"Kalau memang (perluasan daratan) sama dengan reklamasi, kami sampaikan ke masyarakat. Ini lho, Pak Anies mau reklamasi, tapi bahasanya yang diubah. Memang aslinya mau reklamasi, cuma bahasanya saja (diubah), kita dibohongi dengan bahasa," pungkasnya.

Baca Juga:Marak Kriminalitas, Pemprov DKI Berencana Tambah CCTV di Permukiman Padat Penduduk

Diketahui, perluasan daratan ini menjadi bagian dari pemanfaatan ruang daratan dan pulau di Kepulauan Seribu. Pengembangan pulau dapat dilakukan perluasan daratan pulau di atas karang mati atau pulau pasir guna mencapai kelengkapan prasarana dan sarana penunjang.

News

Terkini

Proses evakuasi rumah roboh masih dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta.

News | 21:15 WIB

Turnamen Piala Walikota Tangerang Grasstrack Motorcross ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 Nopember hingga 27 Nopember 2022 dengan membuka 23 kelas.

News | 20:47 WIB

Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan mengering.

News | 19:48 WIB

Saat gempa Cianjur terjadi, dirasakan cukup kencang di area situs.

News | 19:05 WIB

DVI Polri telah menerima 158 kantong jenazah, baik di RSUD Cimacan maupun di RSUD Sayang.

News | 18:17 WIB

Jokowi menyinggung 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

News | 18:09 WIB

"Kereta anjlok tertimpa tiang pantograf di Stasiun Kampung Bandan."

News | 17:50 WIB

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB

Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya. Baru empat berkas yang diserahkan.

News | 06:05 WIB
Tampilkan lebih banyak