Tak Khawatir Bullying, Anies Bakal Gabungkan SD, SMP, SMA jadi Satu Lingkungan: Konsep Pembelajaran Baru

"....Jadi nanti antaranak itu bisa berinteraksi dan itulah konsep pembelajaran yang baru."

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 28 September 2022 | 16:10 WIB
Tak Khawatir Bullying, Anies Bakal Gabungkan SD, SMP, SMA jadi Satu Lingkungan: Konsep Pembelajaran Baru
Tak Khawatir Bullying, Anies Bakal Gabungkan SD, SMP, SMA jadi Satu Lingkungan: Konsep Pembelajaran Baru. (Suara.com/Fakhri)

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menggabungkan sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat berada di satu lingkungan yang sama. Anies menganggap hal ini sebagai salah satu metode pembelajaran baru di Jakarta.

Anies mencontohkan rencana paling dekat adalah menggabungkan lingkungan SDN 08 Ragunan dengan SMPN 41 Ragunan. SDN 08 saat ini sudah berkonsep net zero carbon dan SMPN 41 akan diterapkan konsep serupa.

"Di samping (SDN 08) masih ada sekolah yang lama, SMPN 41. Nantinya, SMPN 41 juga akan direhab total dan bangunannya terintegrasi dengan bangunan ini. Jadi nanti antaranak itu bisa berinteraksi dan itulah konsep pembelajaran yang baru," ujar Anies di Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022).

Anies mengatakan selama ini konsep sekolah adalah menerapkan satu metode pembelajaran dalam satu lingkungan. Ia ingin nantinya ada keberagaman agar tiap siswa berbagai jenjang mendapatkan pengalaman yang baru.

Baca Juga:Meski Sudah Lengser Sekolah Net Zero Carbon Bakal Diperbanyak, Anies Sebut 20 Gedung Bakal Direhabilitasi Tahun 2023

"Nanti ada kelas 3, kelas 5, kelas 6 dalam sebuah space yang besar, pembelajarannya. Beda-beda metodenya. Tapi kita terbiasa dengan kelas yang klasikal, tradisional, di semua tempat sama. Sekarang kami ubah," ucapnya.

Meski akan mempertemukan siswa usia muda dengan yang jauh lebih tua, Anies tak khawatir akan terjadi perundungan atau bullying. Dengan mempertemukan mereka dalam satu lingkungan mereka disebut Anies akan belajar untuk saling menghargai.

"Justru kita gini, kita membiasakan untuk saling menghormati, saling menghargai, dan tradisi-tradisi yang buruk itu (bullying) juga harus dihentikan. Jadi tidak bisa kita membiarkan praktek itu, justru harus dihentikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak