Perempuan Jadi Korban Keganasan Pelaku Tawuran: Tim Anti Tawuran Dibentuk di Manggarai

Terulangnya kasus tawuran antar kelompok warga di Jakarta Selatan direspons polisi dengan membentuk tim anti tawuran.

Siswanto
Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:36 WIB
Perempuan Jadi Korban Keganasan Pelaku Tawuran: Tim Anti Tawuran Dibentuk di Manggarai
Ilustrasi tawuran antarwarga [Antara]

SuaraJakarta.id - Seorang perempuan berusia 58 tahun menjadi korban kekerasan yang dilakukan remaja pelaku tawuran di Ciputat awal pekan ini.

Nyawa korban -- yang sama sekali tidak terlibat dalam tawuran -- tertolong setelah dievakuasi warga ke rumah sakit terdekat. 

Pelaku ditangkap tidak lama setelah kejadian. Pelaku ternyata masih berusia belasan tahun.

Tim anti tawuran

Baca Juga:Penjaga Rumah Rizky Billar Mangkir dari Panggilan Polisi, Kenapa?

Terulangnya kasus tawuran antar kelompok warga di Jakarta Selatan direspons polisi dengan membentuk tim anti tawuran. 

Pembentukan tim itu memang tidak ada kaitan langsung dengan kekerasan yang terjadi di Ciputat, tetapi membuktikan bahwa kasus tawuran membutuhkan penanganan serius dan melibatkan warga.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Ade Ary mengatakan pembentukan tim anti tawuran "bukan hanya seremonial."

Dia mengatakan penanganan tawuran membutuhkan dukungan banyak pihak karena tidak bisa hanya dilakukan kepolisian sendirian.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Di sini ada pak danramil, lurah, kapolsek ada bapak ketua RW. Kalau kami bekerja sendiri, ini lambat. Tapi kalau bersama sama ini akan cepat," kata Ade.

Baca Juga:Rizky Billar Mengaku Hanya Menggertak, Usai Video CCTV Lempar Bola Biliar viral

Dia menjelaskan kenapa tawuran selalu terulang.

"Sebenarnya ini hanya masalah cara berpikir ya. Adik-adik ini mungkin belum ketemu guru, kita juga kurang mengawasi. Kami juga masih banyak kekurangan," ujarnya.

Tim anti tawuran beranggotakan 120 orang yang berasal dari 12 perwakilan pengurus RW di Kelurahan Manggarai dan diharapkan jumlahnya bertambah.

"Nah ini menjadi pionir, menjadi agen perubahan, menjadi pembawa pesan untuk menggugah ketua RT, kepala keluarga, dibantu juga karang taruna dan dibantu ibu-iu PKK kita sama-sama," katanya.

Nanti akan dibuat pos pantau di sejumlah titik rawan tawuran dan dipasangi kamera pengintai. [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak