Khawatir Warga Membludak, Pemprov DKI Tutup Anjungan Halte Tosari dan Bundaran HI Saat Malam Tahun Baru

Dilakukan penutupan akses ke lokasi anjungan di lantai dua yang merupakan spot foto bagi pengunjung dengan pemandangan Patung Monumen Selamat Datang.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 29 Desember 2022 | 21:35 WIB
Khawatir Warga Membludak, Pemprov DKI Tutup Anjungan Halte Tosari dan Bundaran HI Saat Malam Tahun Baru
Pengunjung berswafoto di Anjungan Lantai Dua Halte TransJakarta Tosari, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/2022). [ANTARA/Ulfa Jainita]

SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta menutup anjungan lantai dua di Halte Tosari dan Halte Bundaran Hotel Indonesia (HI) saat malam perayaan Tahun Baru 2023.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan penutupan bertujuan untuk menghindari membludaknya masyarakat yang ingin naik melihat pemandangan ibu kota dari lantai dua saat perayaan malam tahun baru.

"Kita fokus pada tujuh lokasi perayaan malam tahun baru di sepanjang Sudirman-Thamrin maka anjungan atas lantai dua halte Tosari dan halte HI akan kami tutup," ujar Syafrin, Kamis (29/12/2022).

Syafrin mengatakan, dilakukan penutupan akses ke lokasi anjungan di lantai dua yang merupakan spot foto bagi pengunjung dengan pemandangan Patung Monumen Selamat Datang.

Baca Juga:Khusus Malam Tahun Baru, LRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 02.00 Dini Hari

"Sehingga seluruh konsentrasi pengunjung itu hanya pada di bawah lantai satu halte," ucapnya.

Ia juga mengatakan masyarakat setelah tiba di halte agar langsung bergabung dalam acara malam perayaan tahun baru 2023.

"Silahkan setelah tiba di halte Bundaran HI atau Tosari silahkan untuk bergabung ke kegiatan yang ada di bundaran HI misalnya atau yang ada di beberapa lokasi perayaan malam tahun baru di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin," imbuhnya.

Syafrin mengungkapkan penutupan akses ke anjungan lantai dua tidak membuat halte ditutup sehingga dapat dipastikan dua halte tersebut tetap beroperasi selama 24 jam selama perayaan malam tahun baru 2023.

"Selama tahun baru, nantinya TransJakarta akan operasi selama 24 jam dan tidak ada penutupan layanan, khususnya pada 13 koridor dan lima rute non BRT itu akan tetap beroperasi," katanya.

Baca Juga:Pemprov DKI Bakal Dirikan Lagi Rumah yang Terbakar di Mampang, Tapi Hanya untuk Pemilik Berkas Lengkap

Ia berharap agar masyarakat tidak memaksa untuk memasuki anjungan di lantai dua, sebagai halte ikonik yang menyerupai kapal pesiar tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini