Bawa Penumpang Jam 4 Subuh,Opang di Tangerang Tewas Dibegal, Sempat Kabur 300 Meter dan Ditolong Warga

Sehari-hari, Sardani jadi opang di Pasar Parung Panjang dan biasa mangkal dari jam 1 dini hari hingga subuh.

Rizki Nurmansyah
Senin, 23 Januari 2023 | 21:02 WIB
Bawa Penumpang Jam 4 Subuh,Opang di Tangerang Tewas Dibegal, Sempat Kabur 300 Meter dan Ditolong Warga
Ilustrasi begal (Suara/Iqbal)

SuaraJakarta.id - Seorang pria lanjut usia (lansia) yang beroperasi sebagai ojek pangkalan (opang) di Kabupaten Tangerang tewas menjadi korban begal. Pelaku, diduga penumpang yang diangkut korban jam 4 subuh.

Opang nahas itu diketahui bernama Sardani (64). Dia ditemukan terkapar dengan bersimbah darah di pinggir jalan di Desa Rancahaur, Desa Karang Tengah, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Salah seorang saksi, Hidayat mengatakan, Sardani diduga menjadi korban begal. Pasalnya, terakhir dia diketahui membawa penumpang pada Minggu subuh.

"Dia dapat penumpang minta diantar ke Malang Nengah sekitar jam 4 subuh. Tapi di perjalanan dia diarahkan ke Desa Karang Tengah," kata Hidayat saat dikonfirmasi, Senin (23/1/2023).

Baca Juga:Mendadak Hilang Saat Mancing, Warga Tangerang Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian

Hidayat menerangkan, Sardani ditemukan warga bersimbah darah. Diduga dia sempat kabur usai melawan begal.

Warga sekitar kemudian berusaha menolongnya, termasuk Hidayat, dengan membawa Sardani ke rumah sakit.

Menurutnya, Sardani alami luka berat di bagian leher dan sejumlah anggota tubuhnya. Luka tersebut diduga dari sabetan senjata tajam.

"Lehernya luka di gorok. Dia melawan, ada bagian lainnya yang luka dibacok, di pipi, kepala, dan tangan," terang Hidayat.

Hidayat menyebut, dengan kondisi luka parah, Sardani sempat berusaha kabur dari tempat kejadian perkara ke area perkampungan. Jaraknya, diperkirakan sekira 300 meter.

Baca Juga:Buang Jasad KSD Depan Kampus Yarsi Jakpus, 2 Begal Ngaku Dapat Bagian Rp 500 Ribu Hasil Jual Motor Korban

"Udah nggak kuat berlumuran darah, dia lari ke kampung sebelah sekitar 300 meter. Karena darah keluar banyak, duduk di pinggir jalan, dia pingsan di situ," ungkapnya.

Hidayat dan warga lainnya, kemudian membawa Sardani ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Tetapi kehendak berkata lain. Sardani tewas karena kehabisan darah saat sedang mendapat tindakan medis.

"Sampai di RS lagi ditangani dibuka bajunya, udah nggak kuat, meninggal," katanya.

Hidayat menuturkan, Sardani merupakan warga Kampung Jatake, Desa Jatake, Pagedangan Kabupaten Tangerang.

Sehari-hari, Sardani jadi opang di Pasar Parung Panjang dan biasa mangkal dari jam 1 dini hari hingga subuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak