Guru Penculik Murid di Tangsel Dipecat, Komite Sekolah: Kasus Luar Biasa di Dunia Pendidikan

G merupakan guru olahraga di SMP At-Taqwa, Jalan Benda Timur, Pamulang, Tangsel.

Rizki Nurmansyah
Selasa, 27 Juni 2023 | 20:43 WIB
Guru Penculik Murid di Tangsel Dipecat, Komite Sekolah: Kasus Luar Biasa di Dunia Pendidikan
Ilustrasi penculikan anak - Guru Penculik Murid di Tangsel Dipecat. (SHutterstock)

SuaraJakarta.id - Guru yang terlibat dalam penculikan murid Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) SMP di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial G, sudah dipecat dari sekolah.

Hal itu diungkapkan oleh ayah korban WS. Dia menyebut pelaku penculikan anaknya berinisial NA sudah dipecat.

"Pelaku sudah dipecat, hari Sabtu, 4 hari setelah kejadian," kata WS saat dikonfirmasi, Selasa (27/6/2023).

G merupakan guru olahraga di SMP At-Taqwa, Jalan Benda Timur, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga:Guru di Tangsel Culik Murid Sendiri, Ngaku Disuruh Dalang Utama

Soal pemecatan guru penculik itu juga dibenarkan oleh Ketua Komite SMP At-Taqwa Aris Farisi Nuh.

"Iya (sudah dipecat) secara lisan sekira dua hari lalu. Tetapi saya belum lihat pemecatan secara tertulisnya," kata Aris saat dikonfirmasi, Selasa (27/6/2023).

Aris menyebut, sebelum insiden penculikan itu terjadi, G diketahui sudah bermasalah di sekolah. Bahkan, pihak sekolah diketahui sudah memberikan surat peringatan (SP).

"Sebelum ada kejadian ini, sekolah udah kasih SP karena pelaku indisipliner, jarang masuk," sebut Aris.

Dia pun terkejut, ketika mendengar adanya aksi penculikan yang dilakukan G terhadap muridnya sendiri.

Baca Juga:Kronologi Guru di Tangsel Culik Muridnya yang Berkebutuhan Khusus, Dibawa ke Bogor

Menurutnya, peristiwa ini merupakan kejadian luar biasa di dunia pendidikan khususnya di Tangsel.

"Memprihatinkan. Saya melihatnya ini kasus berat, kasus besar di dunia pendidikan. Jelas berat, karena dilakukan seorang pendidik yang harusnya digugu dan ditiru."

"Ini kan kelakuan di luar nalar seorang guru, jadi saya kaget sekali," bebernya.

Adanya kasus penculikan yang dilakukan oknum guru itu, Aris pun turut menanyakan soal proses rekruitmen oknum guru tersebut.

Menurutnya, kasus ini harus jadi evaluasi besar bagi sekolah dan yayasan dalam melakukan proses rekrutmen guru.

"Ini sekolah nggak boleh biasa-biasa saja menyeleseaikannya, ini kasus luar biasa. Jadi sekolah harus selektif banget ketika melakukan rekrutmen," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswa SMP anak berkebutuhan khusus (ABK) berinisial NA jadi korban penculikan, Rabu (21/6/2023).

Salah satu pelakunya, kemudian diketahui merupakan guru sekaligus wali kelas dari korban berinisial G.

Korban sempat dibawa oleh komplotan pelaku ke kontrakan di Bogor. Beruntung korban berhasil diselamatkan dan para pelaku diringkus.

Saat ini polisi masih memburu dugaan adanya pelaku lain yang menjadi dalang penculikan itu.

Kontributor : Wivy Hikmatullah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak