Baca 10 detik
- Wisatawan di Kepulauan Seribu melakukan digital detox untuk mengatasi kelelahan akibat ketergantungan pada media sosial dan ponsel.
- Peserta mengalami tantangan kegelisahan di awal, namun beralih menjadi ketenangan serta fokus yang meningkat setelah tidak mengakses internet.
- Aktivitas tanpa perangkat digital terbukti membantu menjaga kesehatan mental, memperbaiki kualitas tidur, serta mempererat hubungan sosial secara langsung.
Digital detox juga punya tantangan:
- Rasa cemas karena “terputus” dari dunia luar
- Takut ketinggalan informasi penting
- Tidak cocok bagi yang pekerjaannya bergantung pada internet
Namun, justru di situlah letak pembelajarannya: memahami batas antara kebutuhan dan ketergantungan.
Selain dekat dari Jakarta, beberapa pulau di Kepulauan Seribu memang memiliki sinyal terbatas. Ditambah suasana alam yang tenang, tempat ini menjadi lokasi ideal untuk “kabur” sejenak dari dunia digital.
Air laut yang jernih, angin pantai, dan ritme hidup yang lambat menciptakan ruang untuk benar-benar beristirahat bukan hanya fisik, tapi juga mental.
Karena pada akhirnya, yang kita butuhkan bukan selalu koneksi internet—melainkan koneksi dengan diri sendiri.
Baca Juga:April Paling Ajib di NOYA, Saat Musik Global Menyatu dengan Gaya Hidup Urban Jakarta