- Anda dapat menciptakan ruang kerja produktif di area terbatas apartemen dengan memanfaatkan sudut ruangan secara fungsional.
- Penggunaan rak dinding dan meja minimalis yang rapi membantu menjaga fokus serta meminimalisir distraksi saat bekerja.
- Pemilihan warna netral, pencahayaan optimal, dan sentuhan personal sederhana terbukti meningkatkan kenyamanan serta efektivitas saat bekerja.
SuaraJakarta.id - Bekerja dari rumah terdengar nyaman, tapi realitanya tidak selalu demikian terutama jika ruang yang tersedia terbatas. Meja kerja yang sempit, berantakan, dan kurang nyaman justru bisa membuat fokus cepat hilang.
Padahal, dengan penataan yang tepat, sudut kecil di apartemen pun bisa disulap menjadi ruang kerja yang rapi, nyaman, dan mendukung produktivitas.
1. Mulai dari Ruang Kecil yang Punya Fungsi Jelas
Tidak perlu ruang besar untuk menciptakan area kerja yang efektif. Bahkan sudut kecil di dekat jendela atau dinding kosong bisa dimanfaatkan sebagai workspace.
Yang penting, area tersebut memiliki fungsi yang jelas: hanya untuk bekerja, bukan untuk aktivitas lain.
Baca Juga:Perketat Absensi, Mas Dhito Godok Pelaksanaan Kebijakan WFH
2. Rapikan, Bukan Ditambah
Salah satu kesalahan umum adalah menambah terlalu banyak barang di meja. Padahal, semakin sedikit barang, semakin mudah menjaga fokus.
Meja kerja minimalis idealnya hanya berisi:
- laptop atau komputer
- alat tulis seperlunya
- satu atau dua elemen pendukung
Dengan begitu, mata tidak mudah terdistraksi.
4. Pilih Warna yang Menenangkan
Baca Juga:WFH di Jakarta Diperpanjang, Ini 7 Tips Tetap Produktif Saat Hujan
Warna memiliki pengaruh besar terhadap suasana kerja. Warna netral seperti putih, krem, atau abu muda dapat menciptakan kesan bersih dan luas.
Selain itu, warna-warna ini membantu pikiran tetap tenang dan tidak cepat lelah.
Cahaya yang terlalu redup atau terlalu terang bisa membuat mata cepat lelah. Idealnya, meja kerja mendapat pencahayaan alami dari jendela.
Jika tidak memungkinkan, gunakan lampu dengan tone hangat yang nyaman di mata.
5. Manfaatkan Dinding untuk Hemat Ruang
Di apartemen sempit, dinding adalah “ruang tambahan” yang sering terabaikan.