- Kawasan Jalan Jenderal Sudirman menjadi lokasi populer bagi para pelari urban untuk berolahraga sekaligus mengekspresikan diri melalui gaya.
- Terdapat tujuh tren model sepatu lari yang dominan, mulai dari tipe ringan, bantalan tebal, hingga desain bergaya kasual.
- Dominasi merek lokal seperti Ortuseight, Specs, dan League meningkat karena teknologi yang berkembang serta harga yang lebih terjangkau.
Ciri khas: outsole kasar, grip kuat
Cocok untuk: pelari fleksibel
6. Sepatu Lari Minimalis (Barefoot Style)
Sebagian pelari kembali ke konsep natural running dengan sepatu tipis.
Ciri khas: sol tipis, fleksibel
Digunakan oleh: pelari berpengalaman
7. Sepatu Lokal dengan Teknologi Baru
Yang paling mencolok: dominasi brand lokal. Produk dari Ortuseight, Specs, hingga League terlihat semakin percaya diri bersaing.
Baca Juga:7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
Kenapa menarik: harga terjangkau, teknologi meningkat
Dampak: makin banyak pelari beralih ke lokal
Sudirman, Lebih dari Sekadar Tempat Lari
Fenomena ini menunjukkan bahwa lari kini bukan hanya olahraga, tapi juga bagian dari gaya hidup urban. Apa yang dikenakan di lintasan, termasuk sepatu, menjadi identitas sekaligus ekspresi diri.
Di Jalan Jenderal Sudirman, tren itu terlihat nyata—dari pelari pagi hingga komunitas sore hari.
Dari sepatu ringan hingga model lifestyle, tren di Sudirman bulan ini menunjukkan satu hal: lari kini adalah kombinasi antara performa dan gaya.
Baca Juga:7 Sepatu Lari Lokal Terbaik Awal Mei 2026: Harga Bersahabat, Kualitas Nggak Kalah dari Brand Global
Dan dengan semakin kuatnya brand lokal di pasar, pilihan sepatu lari kini bukan lagi soal mahal atau murah—tapi soal selera dan kebutuhan.
Kalau kamu ikut lari minggu ini, sepatu mana yang bakal kamu pakai?