- Tren lari di Indonesia meningkat sepanjang tahun 2026, mendorong popularitas berbagai kegiatan lari di berbagai kota besar.
- Banyak merek lokal seperti Eagle, Ardiles, dan League menawarkan sepatu lari berkualitas tinggi namun kurang mendapatkan sorotan publik.
- Kualitas produk lokal yang kompetitif menjadi alternatif realistis bagi pelari untuk memenuhi kebutuhan latihan rutin dengan harga terjangkau.
Selama ini Specs lebih identik dengan futsal dan sepak bola. Namun lini running mereka diam-diam berkembang cukup pesat.
Beberapa runner memuji fleksibilitas dan value for money yang ditawarkan seri Hyper.
Nilai plus: harga kompetitif
Cocok untuk: runner pemula
5. 910 Nineten Daily Trainer
Baca Juga:Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
910 Nineten memang mulai naik daun di kalangan runner muda. Namun beberapa model daily trainer mereka justru kurang mendapat sorotan.
Padahal desainnya modern dan cukup nyaman dipakai latihan rutin.
Nilai plus: stylish dan ringan
Cocok untuk: daily mileage
6. Compass Running Series
Banyak orang mengenal Compass sebagai brand lifestyle. Namun beberapa seri sporty mereka mulai menarik perhatian komunitas lari urban.
Desainnya minimalis dan cukup fleksibel dipakai untuk olahraga maupun aktivitas santai.
Baca Juga:7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
Nilai plus: estetik dan multifungsi
Cocok untuk: urban runner
7. Ortuseight Daily Run
Meski Ortuseight sudah cukup populer, beberapa model daily running mereka justru kurang mendapat sorotan dibanding seri flagship.
Padahal banyak runner menganggap seri ini nyaman untuk latihan rutin dengan harga yang masih masuk akal.
Nilai plus: nyaman dan ringan
Cocok untuk: latihan harian
Kenapa Banyak Sepatu Bagus Justru Kurang Viral?
Di era media sosial, popularitas sepatu sering ditentukan oleh konten TikTok, endorsement influencer dan tren komunitas serta tampilan visual.