7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?

Sepatu lari lokal semakin sering terlihat di GBK. Dari Ortuseight hingga 910 Nineten, apa yang membuat runner muda mulai beralih dari brand luar?

Tasmalinda
Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
7 Sepatu lari Lokal paling 'Skena' di GBK: kenapa kini lebih banyak dilrik daripada brand luar?
Baca 10 detik
  • Pelari di kawasan Gelora Bung Karno kini semakin gemar menggunakan sepatu lari produksi merek lokal Indonesia.
  • Popularitas merek seperti Ortuseight, 910 Nineten, dan Specs meningkat berkat desain modern, teknologi terbaru, serta harga terjangkau.
  • Pergeseran tren terjadi karena kebanggaan komunitas terhadap produk lokal yang mampu bersaing dengan dominasi merek global dunia.

4. League Kumo Racer

League mulai mendapatkan perhatian baru berkat beberapa model yang tampil lebih modern. Kumo Racer termasuk yang cukup sering dibahas karena desainnya terlihat agresif dan berbeda dibanding image League beberapa tahun lalu.

5. Compass Running Series

Selama ini Compass identik dengan sneakers lifestyle. Namun beberapa model sporty mereka mulai sering terlihat di area GBK, terutama di kalangan runner yang menyukai tampilan minimalis dan clean.

Baca Juga:Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?

6. Eagle Running Series

Eagle mungkin bukan yang paling viral, tetapi masih memiliki penggemar setia. Banyak runner memilihnya karena nyaman untuk latihan harian dan menawarkan harga yang relatif ramah.

7. Ardiles Running Collection

Nama Ardiles mulai kembali muncul di kalangan runner muda. Selain faktor nostalgia, beberapa model terbaru mereka dinilai punya desain yang jauh lebih modern dibanding generasi sebelumnya.

Kenapa Sepatu Lokal Makin Bergengsi?

Baca Juga:5 Sepatu Lari untuk Traveling yang Ringan, Empuk, dan Tidak Bikin Koper Cepat Penuh

Dulu banyak orang menganggap sepatu lokal hanya alternatif yang lebih murah.

Sekarang persepsinya mulai berubah.

Ada beberapa faktor yang membuat brand lokal semakin diminati dalam beberapa tahun terakhir. Selain desain yang semakin modern dan mengikuti tren global, teknologi yang digunakan juga terus berkembang. Di sisi lain, harga yang lebih realistis membuat produk lokal lebih mudah dijangkau banyak kalangan. Ketersediaannya yang semakin luas serta kedekatan dengan komunitas lari di Indonesia juga menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

Selain itu, media sosial ikut berperan besar. Apa yang ramai dipakai komunitas sering kali lebih cepat menjadi tren dibanding iklan besar dari brand global.

Bukan Lagi Soal Harga

Menariknya, banyak runner yang memakai brand lokal sekarang bukan karena keterbatasan budget.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak