- Skuad Persija Jakarta mengubah rute perjalanan darat dan udara dari Samarinda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September 2026.
- Perjalanan panjang itu dilakukan demi persiapan menghadapi pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 12 September 2026.
- Erupsi Gunung Anak Krakatau juga berdampak pada operasional Bandara Soekarno-Hatta yang mencatat sebanyak 764 penerbangan mengalami gangguan berupa pembatalan hingga pengalihan pendaratan.
SuaraJakarta.id - Perjalanan Persija Jakarta kembali ke ibu kota setelah melakoni laga tandang di Samarinda berubah menjadi perjalanan panjang.
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada operasional Bandara Soekarno-Hatta membuat skuad Macan Kemayoran harus mencari jalur alternatif untuk kembali ke Jakarta.
Persija sebelumnya dijadwalkan terbang langsung dari Samarinda menuju Jakarta. Namun, dampak erupsi memaksa rombongan mengubah rute perjalanan dengan transit terlebih dahulu di Balikpapan, kemudian melanjutkan penerbangan menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Setelah tiba di Yogyakarta, para pemain dan ofisial Persija kembali harus menempuh perjalanan darat menggunakan bus menuju Jakarta.
Baca Juga:Pelatih Persija Mauricio Souza Soroti Lapangan JIS Kurang Ideal
"Kami naik bus Yogyakarta-Jakarta," kata Media Officer Persija Kukuh Wahyudi, Senin (7/9/2026).

Perjalanan panjang tersebut harus ditempuh Persija setelah mereka meraih kemenangan penting 1-0 atas Borneo FC pada laga tandang akhir pekan lalu.
Persija memang berupaya segera kembali ke Jakarta. Pasalnya, tim asuhan Macan Kemayoran harus mempersiapkan diri menghadapi laga besar kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Laga melawan Persib menjadi pertandingan yang dinanti karena mempertemukan dua rival besar sepak bola Indonesia. Waktu persiapan yang singkat membuat Persija harus segera memulihkan kondisi pemain setelah perjalanan panjang dari Samarinda menuju Jakarta.
Di sisi lain, gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak luas terhadap penerbangan dari dan menuju Jakarta.
Baca Juga:Rahasia 3 Kemenangan Beruntun Persija Terungkap! Ternyata...
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat sebanyak 764 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak erupsi. Dampaknya meliputi pembatalan, keterlambatan, hingga pengalihan pendaratan.
Sejumlah bandara lain juga sempat ditutup sementara, di antaranya Bandara Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Pondok Cabe, Budiarto, Radin Inten II, Pagar Alam, dan Taufik Kiemas.
Bagi Persija, situasi tersebut membuat perjalanan pulang dari Samarinda menjadi lebih panjang. Namun, kemenangan atas Borneo FC menjadi modal penting sebelum mereka kembali fokus menatap duel bergengsi menghadapi Persib di SUGBK.