"Tapi berita buruknya zonanya merah, mungkin risiko dari pengetesan yang sangat massif menghasilkan kasus yang banyak, maka dia zonanya merah. Tapi saya apresiasi agresifitas pengetesannya," tambahnya.
Untuk keterisian Rumah Sakit di Jawa Barat sendiri, hingga saat ini masih mencapai 44 persen. Pihaknya mengklaim masin cukup terkendali.
"Ini masih aman terkendali karena standar WHO di angka 60 persen kalau tidak salah, dan kita naik turun, sempat turun ke 30 persen naik lagi," katanya.
Mantan Wali Kota Bandung itu mengungkapkan untuk ketersediaan RS di Depok cukup meningkat, saat ini berada di 60 persen. Namun jika ditotal di Jabar masih 44 persen.
"Nah keterisian RS ini subsidi, kalo 44 persen itu ada yang di Depok lebih dari 60 persen tapi Bogornya rendah, tapi kalau dirata-rata ketemu di angka Jabar. Artinya Jabar perhari ini secara standar WHO masih terkendali," ungkapnya.
Depok menjadi satu kota dengan angka penyebaran cukup tinggi, hal itu disebabkan Depok berdekatan dengan Jakarta. Sehingga pihaknya akan melakukan pengecekan fasilitas kesehatan, baik di Depok, Bogor, Bandung esok, Selasa (15/9/2020).
Emil mengungkapkan persoalan lainnya di Jabar, tingkat kesembuhan kurang optimal. Hal ini masih jauh dari target.
"Masih di angka 53 persen, idealnya kami ingin di 70 persen, akibatnya ini menyebabkan proporsi ini belum ideal, tapi tingkat kematiannya sangat rendah, kita di 2,14 persen," katanya.
Perhari ini, pihaknya mengklaim jumlah pengetesan di Jabar terbanyak kedua di Indonesia setelah Jakarta, namun masih belum sampai memenuhi standar WHO.
Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Warga Jakarta Tidak ke Jawa Barat, Takut Sebar COVID-19
"Kita 320 ribuan kalau tidak salah, butuh 5 minggu lagi untuk mengejar menjadi 500 ribu sebagai standar 1 persen dari zona penduduk," ungkap Ridwan Kamil.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Ayu Aulia soal Rahim Diangkat, Bukan Cuma Karena Faktor Dihamili Bupati R
-
Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu Dihamili Pejabat: Kan Keren Kalau Hamil sama Bupati
-
Ngaku Dihamili Ridwan Kamil hingga Bupati Bintan, Ayu Aulia Minta Maaf: Itu Cuma Halusinasi
-
Ayu Aulia Ngaku Ridwan Kamil yang Menghamilinya, Netizen Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Kelihatan Tak Pernah Sedih, Atalia Praratya Bongkar Alasan Cepat Move On dari Ridwan Kamil
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Urutan Bacaan saat Menyembelih Sapi atau Kambing Kurban, Dari Basmalah hingga Doa Keberkahan
-
Manhattan Hotel Jakarta Raih Penghargaan Agoda Gold Circle Award 2025
-
Suspend SPPG, Mas Dhito Jenguk Siswa Diduga Keracunan MBG