Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Selasa, 22 September 2020 | 15:22 WIB
The Green Hotel. (Suara.com/Yacub)

The Green Hotel sendiri saat ini telah mempersiapkan segala kebutuhan.

Mulai dari desain kamar hingga Standar Operasional Prosedur (SOP) pegawai di sana.

Apabila disetujui, akan ada 20 pekerjanya yang melayani pasien corona dengan status OTG atau gejala ringan.

Mereka melayani makan, laundry pakaian dan penyemprotan disinfektan secara berkala.

Baca Juga: Daftar 4 Hotel Khusus Isolasi Pasien COVID-19 di Bogor, Depok dan Bekasi

"Kita siapkan meja di depan masing-masing kamar. Makan pagi, siang dan malam itu kita siapkan. Jadi untuk media itu dari Gugus Tugas. Kita hanya fasilitas (ruang isolasi) saja, jadi apabila tamu atau pasien ingin makan kita taru makanan di meja depan pintu, kita tidak kontak secara langsung, makanan pun pakai box untuk sekali pakai, limbah atau sampahnya nanti kita pisahkan," papar Asep.

Asep juga belum mengatahui persis soal kontrak sewa. Sebab saat ini prosesnya masih berlangsung.

Namun, biasanya kontrak itu diperpanjang per 14 hari atau 30 hari sesuai dengan kebijakan pemerintah.

"Intinya dalam satu kamar itu satu orang. Nah kalau apabila ditemukan satu keluarga terpapar Covid-19, saya sudah berkoordinasi dengan gugus tugas, itu bisa jadi satu kamar," pungkasnya.

Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah

Baca Juga: Hotel Bintang 3 di Bekasi Ogah Disewa Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG

Load More