SuaraJakarta.id - Perampok dan pembunuh pemulung di Bekasi ditangkap. Hal itu dipastikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kabupeten Bekasi.
Ada dua orang yang ditangkap. Mereka ditangkap di Bekasi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat membenarkan kabar penangkapan tersebut. Kedua pelaku ditangkap oleh Satreskrim Polres Kabupeten Bekasi.
"Sudah tertangkap di Bekasi," kata Tubagus saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2020).
Tubagus tak merinci detil dari penangkapan pelaku penganiaya dan perampokan pemulung yang sempat viral di media sosial itu.
Dia hanya menyebutkan bahwa pelaku yang diamankan yakni berjumlah dua orang.
"Sudah laporan ke saya sudah diamankan dua orang, untuk lebih detil kontak Kasat Bekasi," ujarnya.
Polres Kabupeten Bekasi sebelumnya telah mengindentifikasi dua pelaku penganiayaan dan perampokan terhadap dua pemulung. Kedua pelaku berhasil diindentifikasi berdasar rekaman kamera pengintai atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bekasi AKBP Dwi Prasetya ketika itu mengatakan, dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi pihaknya baru bisa mengindentifikasi pakaian pelaku.
Baca Juga: Driver Ojol Jadi Teroris di Bekasi, Baru 6 Bulan Ngontrak di Arenjaya
"Kami baru bisa identifikasi pelaku dari pakaiannya yakni topi sama jaket yang dipakai," kata Dwi kepada wartawan, Jumat (2/10/2020) kemarin.
Menurut Dwi, hingga kekinian penyelidik juga masih berupaya mencari barang bukti balok yang digunakan oleh pelaku untuk memukul korban.
Dari rekaman CCTV hanya terlihat bahwa balok tersebut disimpan oleh pelaku di dalam karung.
"Dari rekaman CCTV yang kami lihat balok ditaruh ke dalam karung. Sementara yang tertinggal di lokasi cuma gerobak," katanya.
Dua pemulung di Cikarang, Kabupeten Bekasi, Jawa Barat sebelumnya dianiaya dan dirampok oleh dua orang pelaku tak dikenal. Aksi sadis tersebut terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat kedua pelaku memukuli korban dengan menggunakan balok saat tengah tertidur.
Akibat perbuatan tersebut, satu pemulung bernama Udin Rojudin (78) meninggal dunia. Sedangkan, Kusnan (63) mengalami luka-luka hingga dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi.
Berita Terkait
-
Serentak di 3 Kota, Sekolah Rakyat Garapan Brantas Abipraya Resmi Mulai MPLS
-
Napi Narkoba Asal Bekasi Ditangkap di Myanmar Usai Kabur ke 3 Negara
-
1.354 Hektare Sawah Bekasi Dilanda Kekeringan
-
LSPR Teatro Hadirkan Musikal "Dunia Dalam Sepotong Naskah"
-
Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Kebijakan Zero ODOL 2027, Legislator PDIP Minta Pemerintah Rilis Roadmap
-
Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah
-
Sambut Hari Pelanggan Nasional, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah