SuaraJakarta.id - Insiden banjir dan longsor yang menerjang pemukiman penduduk di Jalan Damai RT. 004/RW. 002, Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan menyisakan trauma bagi warga. Khususnya bagi anak-anak dan balita.
Cerita itu datang dari seorang warga bernama Evi Yuliana (31). Hingga hari ini, dua anaknya yang berusia 5 dan 3 tahun tersebut masih takut jika air sewaktu-waktu mampir lagi ke rumahnya.
"Jadi kalau dibilang trauma, anak saya paling kecil ini yang paling trauma," ungkap Evi saat dijumpai di lokasi, Senin (12/10/2020).
Evi mengungkapkan, sang anak masih takut melihat air. Dia menyebut, sang anak takut hanyut terbawa air bilamana sedang rebah di atas kasur.
"Tidur di atas kasur sampai sekarang ‘ayo bunda nanti kita hanyut, ayo bunda’. Apalagi kalau lihat air, tidak berani," sambungnya.
Kini, Evi tengah pusing tujuh keliling, bagaimana tidak, rumah kontrakan yang dia sewa kini roboh, harta benda miliknya tidak ada yang selamat, dan dua anaknya kini mengalamai trauma.
"PR berat saya ya ini, trauma anak. Bukan lihat lagi, saksi hidup makanya sampai sekarang trauma bener-bener pada saat kejadian," ungkapnya.
Saat ini, Evi berserta keluarga kecilnya mengungsi di kediaaman orang tuanya yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dia memilih menaruh dua anaknya di sana agar trauma yang melanda perlahan-lahan sirna.
"Kalau saya anak saya ungsikan ke rumah neneknya biar lepas dari sini gitu, dengan cara bawa mainan atau dengan cara melihat film kartun, games. Saya bacain dongeng," ujar Evi.
Baca Juga: Hingga Hari Ini, Air Masih Genangi Pemukiman Warga di Ciganjur
"Tapi kan namanya pikiran anak masih jernih, lebih kuat dia daripada kita. ‘Bunda rumah kita masih hanyut, aku nggak mau ini bunda’. Gitu," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Hingga Hari Ini, Air Masih Genangi Pemukiman Warga di Ciganjur
-
Warga Ungkap Detik-detik Longsor di Ciganjur Tewaskan Satu Orang
-
Tegang dan Panik, Cerita Evi Terjebak Bareng 5 Anak saat Banjir dan Longsor
-
Petugas Gabungan Masih Berjibaku Bersihkan Sisa Banjir dan Longsor Ciganjur
-
Pemprov DKI Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah untuk Korban Longsor Ciganjur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi