Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih
Senin, 07 Desember 2020 | 18:32 WIB
Ahok bertemu dengan Butet Kartaredjasa di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. - (YouTube/ Butet Kartaredjasa)

SuaraJakarta.id - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik ikut panas menanggapi mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ngamuk mengetahui kabar gaji anggota DPRD DKI Jakarta naik. Taufik pun menantang Ahok untuk membuktikan pernyataannya itu.

Ahok diminta menanyakannya dulu kepada pihaknya di DPRD. Bahkan, kalau bisa Ahok langsung datang ke kantor DPRD di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Ya pak Ahok nanya dulu kesini jangan ngamuk-ngamuk dulu, yang bener berapa gitu lo," kata Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (7/12/2020).

Menurutnya Ahok hanya mendapatkan informasi yang tidak lengkap sehingga membuatnya terpancing. Karena itu Ahok harus mengonfirmasinya lagi ke anggota DPRD.

Baca Juga: Ahok Ultimatum Anak Muda di DPRD DKI Jakarta: Anggotanya Belagu Amat

Ahok Panggil Ima Mahdiah Terkait Kisruh Kenaikan Gaji dan Tunjangan DPRD Jakarta (YouTube/PanggilSayaBTP).

"Ya nanya sama DPRD saja gausah ngamuk-ngamuk nanya dulu yang benar berapa, makanya dapet informasinya keliru," ujarnya.

Taufik lantas membantah adanya kenaikan upah lewat gaji dan tunjangan DPRD.

"Enggak naik tunjangan rumah, makanya sebaiknya tanya dulu lah sebelum ngomong ya," ucapnya.

Sebelumnya, eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memanggil Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Ima Mahdiah. Keduanya membahas soal kegaduhan kabar kenaikan gaji dan tunjangan DPRD DKI Jakarta.

Bukan tanpa alasan, Ahok mengundang Ima Mahdiah langsung karena dia dulu bertahun-tahun magang dengannya.

Baca Juga: Ahok Ngamuk Gaji DPRD Jakarta Naik: Saya Ngotot Sampai Dikatain Anjing

"Ima, saya minta kamu datang karena ini masalah anggaran APBD. Jujur saja masalah anggaran APBD DKI ini merusak, membuat kemarahan rakyat," kata Ahok membuka, dikutip Suara.com dari tayangan dalam Kanal YouTube Panggil Saya BTP.

Load More