SuaraJakarta.id - Cara bikin ketupat Lebaran tak cepat basi. Ketupat Lebaran biasa disajikan di Hari Raya Idul Fitri.
Selain ketupat lebaran, umat muslim akan menemukan banyak makanan saat silaturahmi ke rumah keluarga atau tetangga.
Tantangan dalam menyajikan ketupat adalah menghindari agar tidak cepat basi. Sehingga tetap bisa disantap lebih dari satu hari.
Berikut trik rahasianya agar ketupat lebaran tidak cepat basi:
1. Pilih Daun Kelapa Warna Kuning Muda Kehijauan
Supaya ketupat tidak cepat basi, sejak awal pembuatan sudah harus diperhatikan. Bahan utamanya salah satunya adalah daun kelapa atau janur sebagai pembungkus ketupatnya.
Anda harus memilih daun kepala warna kuning muda kehijauan sebagai Pembungkus.
Hindari yang masih terlalu muda karena itu bisa menyebabkan ketupat cepat berkeringat dan basi, sedangkan daun kelapa yang tua dan kering akan membuat ketupat tidak matang sempurna.
2. Tambahkan Air Kapur Sirih pada Beras
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Idul Fitri dalam Bahasa Inggris
Ini resep ketupat agar tidak cepat basi selanjutnya yang tidak boleh dilewatkan selama proses pembuatan.
Perhatikan komposisinya, di mana Anda harus menambahkan air kapur sirih pada beras sebelum dimasukkan ke dalam selongsong ketupat.
Selain itu juga jangan lupa tambahkan garam agar ketupat memiliki cita rasa yang lebih gurih. Fungsi air kapur sirih adalah untuk membuat ketupat lebih awet dan kenyal.
3. Tambahkan Air Panas pada Rebusan Ketupat
Selama proses perebusan, Anda harus menambahkan air panas pada air rebusan ketupat. Ini dilakukan di tengah-tengah proses perebusan.
Tambahkan air panas agar ketupat tetap bersih, jauh dari kesan kotor karena balon-balon uap yang biasanya akan menempel pada janur atau daun kelapanya.
Berita Terkait
-
Idul Fitri 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Perhitungannya Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Berapa THR yang Layak untuk ART? Begini Cara Menghitungnya
-
Pemerintah Rogoh Rp911,16 Miliar untuk Diskon Transportasi Lebaran 2026
-
Kapan Lebaran 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Ketetapan Idul Fitri Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Korlantas Berlakukan Pembatasan Angkutan Barang Mulai 13 Maret 2026 Jelang Mudik Lebaran
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Wajib Tahu! Jadwal One Way, Contraflow dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026 Agar Tak Terjebak Macet
-
Warga Jakarta Wajib Tahu! Waktu Imsak Hari ini, 4 Maret 2026 Jangan Sampai Mepet Subuh
-
Cek Fakta: Viral Undian Haji dan Umrah Gratis 2026 Kemenag, Benarkah atau Modus Penipuan?
-
Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta PUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang
-
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Tidak Merah Terang, Apa yang Sebenarnya Terjadi?