SuaraJakarta.id - Pengunjung di Taman Impian Jaya Ancol pada akhir pekan ini, Minggu (23/5/2021) tercatat 6.800 orang. Meski begitu, jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk ke destinasi wisata di Utara Jakarta tersebut maksimal hanya 10 ribu orang per hari.
Dikatakan Manajer Komunikasi Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari, pihaknya tetap menjaga jumlah pengunjung dengan batas atas maksimal 10 ribu orang.
"Kami tetapkan maksimal kuota 10 ribu orang per hari, total pengunjung 6.800 dan yang saat ini berada di kawasan sekitar 2.100 orang," katanya saat dihubungi Antara di Jakarta pada Minggu (23/5/2021).
Dia menjelaskan, jumlah sebanyak itu juga fleksibel karena pergerakan orang yang keluar dan masuk kawasan wisata pantai tersebut.
"Jumlahnya terus bergerak ya, karena ada yang keluar dan masuk, tapi kami batasi 10 ribu," ujarnya.
Dikemukakannya, jumlah 10 ribu pengunjung per hari itu sangat jauh di bawah kapasitas maksimum tempat wisata yang memiliki luas 215 hektare, yakni 192 ribu orang. Namun, dia memastikan, saat ini sudah membolehkan pengunjung yang berasal dari luar DKI Jakarta masuk ke Ancol.
"Jadi masih cukup lengang, termasuk di pantai yang menjadi kawasan favorit pengunjung, karena jumlahnya yang hanya sekitar 10 persen," kata dia.
Rika juga menjamin Ancol terus menyempurnakan penerapan dan perkuatan protokol kesehatan dengan peningkatan fasilitas, sarana dan prasarana yang dipersiapkan dengan matang agar penerapan protokol kesehatan dapat dilaksanakan secara disiplin selama berekreasi di Ancol.
"Untuk penguatan penerapan protokol ini Ancol juga menambah satuan tugas yang mengawasi dan sekaligus mengarahkan kepatuhan pengunjung terhadap pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di areal rekreasi," ujarnya.
Baca Juga: Peraturan Baru Pantai Ancol saat Dibuka Kembali
Peningkatan dan penerapan protokol kesehatan tersebut, yaitu pembelian tiket diwajibkan secara daring di www.ancol.com, pengecekan suhu tubuh di seluruh unit rekreasi, wajib menggunakan masker dan jika ada pelanggaran Tim Satgas COVID-19 Ancol bersama unsur tiga pilar (Kepolisian, TNI dan Satpol PP) akan menegur dan memberikan sanksi.
Dengan adanya peningkatan dan perkuatan protokol kesehatan di kawasan Ancol, pihaknya berharap seluruh pengunjung dapat menjalankannya secara disiplin.
"Sebab dukungan dan partisipasi dari seluruh pengunjung sangat kami harapkan agar seluruh protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok