SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan sebanyak 2.000 kepala keluarga atau KK di Jakarta mendapatkan program subsidi revitalisasi tangki septik hingga akhir 2021. Hal ini untuk mendukung sanitasi yang layak bagi warga.
"Untuk memperbaiki sanitasi, perlu upaya peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan air limbah,” kata Kepala Dinas Sumber Day Air (SDA) DKI Jakarta, Yusmada Faizal di Jakarta, Senin (27/9/2021).
Yusmada mengatakan, selama 2020, ada 434 unit rumah di Jakarta selatan dan Jakarta Timur sudah mendapatkan revitalisasi tangki septik.
Sedangkan pada 2021, tangki septik telah terpasang di 583 unit rumah warga di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, dengan target 2.000 KK penerima manfaat revitalisasi tangki septik hingga akhir 2021.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan hingga 2022, total sebanyak 5.000 titik rumah warga sudah mendapatkan program revitalisasi septik itu dengan skema mengganti tangki septik.
Menurut Yusmada, estimasi nilai pekerjaan untuk menyediakan dan memasang tangki septik di rumah warga adalah Rp10 juta per unit rumah.
Mekanismenya, lebih dari 90 persen subsidi ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta dan sisanya dibayarkan warga kepada BUMD penyedia prasarana pengelolaan air limbah dometik yakni PD PAL Jaya.
Yusmada menambahkan, penerima subsidi juga diprioritaskan di lokasi yang membutuhkan penanganan segera seperti belum memiliki tangki septik atau masih buang air besar sembarangan atau BABS.
Kemudian, warga yang memiliki tangki septik tapi tidak kedap, bermukim di daerah yang terkena rob, di daerah dengan muka air tanah tinggi, di daerah dengan air tanah yang tercemar bakteri E. coli dengan total coliform di atas 3.000 per 100 ml air, atau bermukim di daerah rentan penyakit diare.
Baca Juga: Pemprov DKI Targetkan 2.742 RW Bisa Pilah Sampah Rumah Tangga
Menurut Yusmada, standar tangki septik yang dibuat kedap air, dan perlu memiliki lubang kontrol, ventilasi, pipa masuk-keluar, serta harus dikuras isinya untuk dibuang dengan truk tinja secara reguler atau rutin
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pada 2021, sekitar tujuh persen warga di Jakarta diidentifikasi masih BABS.
Kegiatan revitalisasi tangki septik rumah tangga ini, kata dia, ditujukan untuk mempercepat peningkatan layanan sanitasi dan meningkatkan cakupan layanan pengelolaan air limbah di DKI Jakarta, serta meningkatkan kesehatan masyarakat di DKI Jakarta melalui perbaikan prasarana sanitasi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok